digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - Syakilla Putri Nikita
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Evaluasi keberhasilan reklamasi pascatambang perlu mempertimbangkan perkembangan komposisi, struktur, dan keanekaragaman komunitas vegetasi, bukan hanya terbentuknya tutupan vegetasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis komposisi jenis vegetasi dengan membandingkannya terhadap komposisi penanaman awal, struktur komunitas, keanekaragaman jenis, serta pengaruh tahun tanam dan tutupan tajuk terhadap struktur dan keanekaragaman vegetasi pada lahan reklamasi pascatambang batubara PT Mitrabara Adiperdana Tbk., Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kronosekuen (space-for-time substitution) dengan rancangan faktorial 3 × 2, yaitu tahun tanam 2015, 2016, dan 2017 serta tutupan tajuk Jarang (<50%) dan Tebal (?50%), dengan empat ulangan sehingga diperoleh 24 plot. Data dikumpulkan menggunakan metode petak bersarang (nested plot) pada lima strata pertumbuhan dan diuji menggunakan Two-Way ANOVA atau uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney U. Hasil penelitian menemukan 47 jenis dari 25 famili dengan total 604 individu. Strata tiang-pohon masih didominasi jenis hasil penanaman, sedangkan jenis di luar komposisi penanaman awal terutama ditemukan pada strata tumbuhan bawah. Beberapa jenis hasil penanaman juga ditemukan pada strata semai dan pancang, yang menunjukkan indikasi rekrutmen. Distribusi kelas diameter berbeda nyata antartahun tanam (?² = 40,267; db = 12; p = 0,00006) dengan pola unimodal pada seluruh kombinasi. Tutupan tajuk berpengaruh nyata terhadap kerapatan pohon (F = 8,896; p = 0,008), dominansi pohon (F = 7,599; p = 0,013), dan H' pohon (p = 0,045), sedangkan tahun tanam berpengaruh terhadap kekayaan jenis tiang (F = 4,500; p = 0,026). Interaksi tahun tanam dan tutupan tajuk berpengaruh terhadap dominansi pohon (F = 3,789; p = 0,042), H' tumbuhan bawah (F = 4,325; p = 0,029), dan R tumbuhan bawah (F = 3,659; p = 0,046).