Setiap peralatan yang dibeli dari pabrik pembuatnya, selalu dilengkapi dengan data keandalan, baik itu berupa MTTF (Mean Time To Failure), MTTR (Mean Time To Repair) atau MTBF (Mean Time Berween Failure), akan tetapi data yang diberikan tersebut biasanya hanya berlaku bila beberapa kondisi operasi dan perawatan yang telah ditentukan oleh pabrik pembuat, dapat dipenuhi oleh pemakai, apabila kondisi operasi dan perawatan tersebut tidak dapat dipenuhi, atau tidak sesuai dengan kondisi yang ada di tempat peralatan tersebut terpasang, maka besaran besaran MTTF, MTTR atau MTBF yang diberikan oleh pabrik pembuat, tidak bisa sepenuhnya dijadikan acuan tentang keandalan peralatan tersebut. Dalam penelitian ini akan dikembangkan suatu metoda statistik fungsi kerapatan probabilitas yang dapat memanfaatkan data yang dikumpulkan selama pengoperasian dan perawatan suatu peralatan pengolahan kertas (mesin pembuat kertas) selama beroperasi lima belas tahun yaitu dari tahun 1980 s/d 1995. Dari data tersebut dapat ditentukan TTF (Time To Failure) beberapa komponen peralatan yang dominan, selanjutnya dilakukan perhitungan MTBF atau MTTF masing masing komponen dominan serta komponen dasamya untuk perhitungan probabilitas kegagalan keseluruhan peralatan pengolahan kertas. Dengan menggunakan perangkat lunak DFT (Diagram Fault Tree Analysis) yang dikembangkan oleh Suryadhana N.N17, maka diperoleh hasil perhitungan probabilitas kegagalan keseluruhan peralatan pengolahan kertas yaitu Q(T) = 0.999 dan keandalan R(T) = 0.001 pada jam operasi 2000 jam. Artinya pada jam operasi tersebut, kemungkinan besar peralatan sudah menuju kerusakan, yang sewaktu waktu dapat berhenti secara mendadak. Maka untuk mencegah hal tersebut di atas, harus dilakukan perawatan dan perbaikan mesin kertas pada setiap mencapai jam operasi 2000 jam. Maka Jam operasi 2000 jam dapat digunakan sebagai acuan untuk melakukan revisi (perbaikan dan perawatan mesin).
Perpustakaan Digital ITB