digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Berdasarkan Teori Konservasi Sumber Daya (COR) dan Teori Ketidakcocokan Individu-Organisasi, penelitian ini juga mengkaji peran struktural Status Kerja (Mahasiswa Perguruan Tinggi vs. Dewasa yang Aktif Bekerja) untuk mengetahui apakah masuk ke pasar tenaga kerja merupakan prediktor independen langsung terhadap kesejahteraan subjektif awal atau moderator batas bersyarat yang mengubah cara nilai-nilai pribadi berhubungan dengan kepuasan hidup. Berdasarkan Teori Konservasi Sumber Daya (COR) dan Teori Ketidakcocokan Individu-Organisasi, penelitian ini juga mengkaji peran struktural Status Kerja (Mahasiswa Perguruan Tinggi vs. Dewasa yang Aktif Bekerja) untuk mengetahui apakah masuk ke pasar tenaga kerja merupakan prediktor independen langsung terhadap kesejahteraan subjektif awal atau moderator batas bersyarat yang mengubah cara nilai-nilai pribadi berhubungan dengan kepuasan hidup. Desain penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposif (non-probabilitas), yang dilakukan di kawasan-kawasan utama pusat-pusat perkotaan di Indonesia. Data primer dikumpulkan melalui survei terstruktur daring, yang menghasilkan N = 111 tanggapan valid dari mahasiswa perguruan tinggi dan profesional muda. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), SmartPLS 4, untuk menentukan koefisien jalur langsung, efek interaksi, dan daya penjelas model. Kata kunci : Materialisme, Idealisme, Kepuasan Hidup, Status Pekerjaan, Teori Konservasi Sumber Daya, Teori Ketidakcocokan Individu-Organisasi, PLS-SEM, Indonesia.