Struktur Davita merupakan penghasil minyak, gas, dan kondensat yang terletak di Lapangan Sanga-Sanga Cekungan Kutai Kalimantan Timur, ditemukan pada tahun 1974 dan mulai diproduksikan secara komersial oleh VICO Indonesia pada tahun 1991. Lapangan ini terletak di daratan sistem Delta Mahakam dengan cadangan Minyak Awal (IOIP) 321 MMSTB dan cadangan Gas Awal (IGIP) adalah 1,6 TCF. Struktur Davita memiliki kurang lebih 4600 reservoar, terdiri dari reservoar batupasir berlapis banyak dengan ketebalan 2-100 ft, properti permeabilitas 1-5000 mD dan porositas 7-22%. Produksi struktur Davita berasal dari lapisan D hingga J series.
Salah satu lapisan target dari J-Series dalam penelitian ini adalah lapisan batupasir J3340 yang memiliki ketebalan ±20 ft, masih memiliki potensi pengembangan karena belum banyak dieksploitasi, namun distribusi fasiesnya masih kurang dipahami secara optimal sehingga meningkatkan ketidakpastian dalam perencanaan pengembangan lapangan. Pengembangan J3340, mulai dari perencanaan pemboran hingga ke produksinya juga sangat menantang akibat kualitas reservoarnya sendiri. J3340 memiliki porositas di bawah 10% dan permeabilitas di bawah 5 mD. Oleh karena itu J3340 masuk ke dalam kategori Reservoar Berkualitas Rendah (LQR), yang dipandang oleh SKKMigas sebagai lapisan potensial.
Penelitian ini memanfaatkan RMS amplitudo seismik yang responsif terhadap perubahan litologi dan kualitas reservoar dan mengurangi ketidakpastian geologis dalam penempatan sumur pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reservoar J3340 memiliki ketebalan 20-65 ft, didominasi oleh porositas sebesar 8-12% dan permeabilitas sebesar 5-10 mD, dengan proporsi fasies channel sebesar 55% dan shale sebesar 45%. Fasies channel pada reservoar J3340 membentuk geometri memanjang mengikuti arah fairway NW-SE, sedangkan fasies shale berkembang di antara tubuh batupasir sebesar 45% dan diinterpretasikan sebagai elemen floodplain, overbank, atau clay plug yang berpotensi menjadi penghambat aliran secara lokal. Temuan studi ini diharapkan mampu memperkuat usulan dan membantu dari segi pemboran dan produksi reservoar juga dapat digunakan sebagai acuan untuk strategi pengembangan reservoar berkualitas rendah lain di lingkungan delta, seperti di Cekungan Kutai.
Perpustakaan Digital ITB