digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dinda Fadhilah Filza [17022035]
Terbatas  Noor Pujiati.,S.Sos
» Gedung UPT Perpustakaan

Berangkat dari pengalaman psikologis personal yang berkaitan dengan trauma dan disosiasi, penulis mengidentifikasi aspek pengalaman berupa keterputusan, kegandaan, dan ketidakpastian. Aspek tersebut tidak ditempatkan sebagai objek kajian klinis maupun direpresentasikan secara literal, melainkan dirumuskan menjadi gagasan ambiguitas sebagai persoalan visual. Persoalan tersebut dikembangkan melalui pemecahan, penggandaan, pertemuan, dan tumpang tindih bentuk spiral dengan variasi arah, pusat, ketebalan, kepadatan, dan lapisan. Metode yang digunakan bersifat praktik-reflektif dengan eksplorasi visual, menempatkan pengalaman personal sebagai sumber gagasan yang kemudian dikembangkan melalui pengolahan unsur-unsur visual. Teori regulasi emosi digunakan untuk memahami proses pengalihan perhatian dari pengalaman emosional menuju pengolahan bentuk, warna, ruang, dan hubungan visual dalam proses penciptaan. Prinsip Op Art digunakan sebagai titik tolak untuk memahami kemungkinan perseptual dalam membangun ilusi ruang, kedalaman, dan ketidakstabilan hubungan antarlapisan. Bentuk spiral dipilih karena memiliki pusat, repetisi, dan jalur berkesinambungan yang dapat ditelusuri menuju maupun menjauhi pusat, sehingga memungkinkan pengembangan ketidakpastian arah dan kesinambungan bentuk. Tugas Akhir ini bertujuan (1) mengembangkan aspek pengalaman psikologis personal menjadi gagasan ambiguitas visual dalam penciptaan karya seni lukis; dan (2) mengolah bentuk spiral untuk menghadirkan ambiguitas ruang dalam karya seni lukis. Hasil penciptaan berupa bahasa visual yang mengolah spiral melalui penggandaan, tumpang tindih, perpotongan, serta hubungan warna untuk menghadirkan ketidakpastian arah, kesinambungan bentuk, posisi antarlapisan, dan kedalaman ruang secara optis. Dengan demikian, ambiguitas hadir melalui hubungan antarunsur rupa dan pengalaman perseptual, sedangkan pengalaman psikologis tetap berfungsi sebagai sumber gagasan dan bukan representasi langsung dalam karya.