digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2007 TA PP YAN SYAFRI HIDAYAT 1-COVER
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2007 TA PP YAN SYAFRI HIDAYAT 1-BAB 1
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2007 TA PP YAN SYAFRI HIDAYAT 1-BAB 2
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2007 TA PP YAN SYAFRI HIDAYAT 1-BAB 3
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2007 TA PP YAN SYAFRI HIDAYAT 1-BAB 4
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2007 TA PP YAN SYAFRI HIDAYAT 1-BAB 5
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2007 TA PP YAN SYAFRI HIDAYAT 1-PUSTAKA
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

Pada tugas akhir ini dirancang sebubah Reed-Solomon Decoder (255, 239, t=8) yang akan digunakan sebagai salah satu modul channel decoder dalam chipset WiMax. Reed-Solomon decoder terdiri dari empat processing element utama yaitu Syndrome generator, Euclidean algorithm, Chien search, dan Fast Komo-Joiner algorithm. Proses perancangan dimulai dengan mengidentifikasi spesifikasi, dalam hal ini spesifikasi standard IEEE 802.16. Langkah selanjutnya adalah memilih algoritma decoding yang akan digunakan. Algoritma yang dipilih adalah yang jika diimplementasikan membutuhkan resource—baik time maupun area— paling sedikit. Algoritma tersebut kemudian dibuat bit-precision-model-nya dalam Matlab. Model tersebut kemudian diukur performanya, yaitu Bit-Error-Rate (BER) dengan cara menggenerate random data, kemudian random data tersebut diencode, lalu diberi random error, lalu data tersebut didecode dengan model RSDecoder yang telah dirancang. Jika performa tersebut sudah memenuhi standard yang diinginkan kemudian dirancang arsitektur sistemnya. Arsitektur sistem terdiri dari data-path, control-unit, dan timing-diagram. Control-unit berfungsi sebagai pengatur handshaking dengan modul diluar Reed-Solomon Code, sebagai modul untuk menginisialisasi nilai register dan memory, serta sebagai pengatur process masking tiap komputasi. Deskripsi model dilakukan dalam Matlab code, sedangkan deskripsi RTL dilakukan dalam Verilog HDL. Verifikasi fungsional dilakukan dengan ModelSim. Rancangan diimplementasikan kedalam board FPGA Xilinx Virtex-II Pro XC2VP30TM. Arsitektur sistem telah dirancang, diverifikasi, serta diimplementasi dengan frekuensi maksimum 196.323MHz, jumlah slices 2007, dan utilisasi 16%.