digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak - GILANG ALFAJAR
Terbatas  Irwan Sofiyan
» Gedung UPT Perpustakaan

Kota Pekalongan terletak di pesisir pantai utara, Provinsi Jawa Tengah dengan tiga sungai utama yaitu Sungai Kupang, Sungai Loji dan Sungai Banger. Sungai Banger merupakan sungai buatan yang awal mulanya berfungsi mereduksi banjir akibat limpasan dari Sungai Loji, namun karena adanya beberapa faktor membuat Sungai Banger terjadi banjir. Masalah banjir di kota ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti curah hujan yang tinggi, elevasi rendah, penurunan muka tanah, kenaikan muka air laut, dan aktivitas manusia yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan fungsi pengendalian banjir Sungai Banger yang optimum dari aspek teknis maupun biaya. Metodologi penelitian yang dilakukan adalah melakukan studi literatur, pengumpulan data, analisis spasial, analisis hidrologi, analisis pasang surut, dan analisis hidraulika menggunakan HEC-RAS. Dari hasil penelitian dengan debit banjir rencana 20 tahun (Q20) sebesar 281,97 m3/s, terjadi limpasan dengan tinggi limpasan rata-rata sebesar 0,27 m (eksisting) dan 0,85 m (adanya land subsidence dan sea level rise). Oleh karena itu, dilakukan tiga skenario pengendalian banjir dengan melakukan alternatif 1 (normalisasi + tanggul tanah), alternatif 2 (normalisasi + tanggul tanah + parapet), dan alternatif 3 (parapet) dengan dua kondisi berbeda, yakni kondisi eksisting dan kondisi adanya faktor land subsidence dan sea level rise. Solusi pengendalian banjir jangka pendek maupun jangka panjang yang terpilih adalah dengan normalisasi + tanggul tanah + parapet karena merupakan solusi pengendalian banjir yang efektif secara teknis maupun biaya.