digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

MUHAMMAD DIRA KURNIA-ABSTRAK
PUBLIC Dwi Ary Fuziastuti

Enzim merupakan senyawa organik yang dapat mempercepat reaksi biokimia (katalisator). Struktur enzim terdiri dari dua bagian utama, yaitu koenzim yang aktif dalam fungsi katalitik enzim, dan apoenzim yang mencakup protein dalam bentuk rantai asam amino. Dalam industri, penggunaan enzim sangat penting untuk meningkatkan kualitas produk makanan dan juga bahan pembersih. Namun, kinerja enzim dapat terbatas karena faktor-faktor seperti suhu lingkungan yang tidak sesuai dengan karakteristik enzim. Untuk mengatasi masalah ini, pengembangan sistem identifikasi atau estimasi titik leleh atau suhu optimal enzim berdasarkan properti fisikokimia diperlukan. Metode statistik seperti Regresi Linier Darab dapat digunakan untuk memprediksi titik leleh enzim berdasarkan properti fisikokimia dari barisan asam amino. Ditambah, terdapat metode bernama Metode Sekuensial dengan tiga pendekatan yang berbeda dapat membantu dalam mengevaluasi properti fisikokimia yang signifikan dalam estimasi titik leleh enzim. Metode ini dapat diterapkan pada data yang diperoleh dari Novozymes, perusahaan bioteknologi global asal Denmark, melalui Kaggle.com, yang menyediakan informasi mengenai barisan asam amino dan titik leleh enzim. Berdasarkan percobaan, diperoleh hasil praproses data atau numerisasi barisan asam amino berdasarkan properti fisikokimia dan setelah itu metode sekuensial membuahkan model regresi linier darab dengan kombinasi beberapa variabel prediktor yang dibangun dari data tanpa pencilan residu dari model sebelumnya.