digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

2008 TA PP ANGGA RAHMADANI 1-COVER
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2008 TA PP ANGGA RAHMADANI 1-BAB 1
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2008 TA PP ANGGA RAHMADANI 1-BAB 2
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2008 TA PP ANGGA RAHMADANI 1-BAB 3
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2008 TA PP ANGGA RAHMADANI 1-BAB 4
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2008 TA PP ANGGA RAHMADANI 1-BAB 5
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

2008 TA PP ANGGA RAHMADANI 1-PUSTAKA
Terbatas  rikrik
» Gedung UPT Perpustakaan

Studi interaksi molekular DNA-karsinogen dapat dilakukan dengan berbagai metode. Metode komputasi merupakan metode alternatif terhadap metode eksperimental yang dapat dilakukan secara in silico menggunakan progam komputer. Makalah ini mendeskripsikan telaah reaktivitas akrilamida, benzo[a]piren, DCP dan MCPD, sebagai kontaminan makanan yang bersifat karsinogenik, terhadap adenin dan guanin menggunakan metode komputasi yang tersedia dalam perangkat lunak. Sifat karsinogenik dari kontaminan ini dapat diperkirakan dari parameter fisikokimia senyawa tersebut yang dapat dihitung dengan metode komputasi. Pada penelitian ini digunakan metode semi-empirik dan mekanika molekular. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa akrilamida memiliki nilai log P, bobot molekul, dan energi ionisasi terendah diantara kontaminan yang lain, sedangkan 3-MCPD memiliki halangan sterik terendah diantara kontaminan yang lain. Akrilamida diperkirakan mampu membentuk produk adduct yang paling stabil dengan adenin dan guanin. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut akrilamida diperkirakan merupakan kontaminan dengan potensi karsinogenisitas tertinggi. Urutan potensi karsinogenisitas ketiga kontaminan, dalam urutan menurun, adalah sebagai berikut Akrilamida, 3-MCPD, Benzo[a]piren, dan DCP.