digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Sangat penting bagi setiap orang untuk memiliki literasi keuangan yang memadai untuk meningkatkan standar hidup mereka, bebas dari jeratan hutang, dan untuk menjaga pengeluaran tetap pada jalurnya. Menurut survei Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (2019), indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia adalah 38,03 persen. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari literasi keuangan mahasiswa S1 dan mengkaji hubungan antara karakteristik demografi mahasiswa dengan tingkat literasi keuangannya, serta keterkaitan antara ketiga aspek literasi keuangan tersebut. Semua data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa S1 di Padang yang meliputi umur, jenis kelamin, universitas, semester yang diambil, dan pendapatan bulanan. Dari sampel tersebut, sebanyak 414 responden mengisi kuesioner. Temuan menunjukkan bahwa rata- rata 47,57 persen responden menjawab pertanyaan dengan benar, yang relatif rendah dibandingkan dengan indeks literasi keuangan oleh Chen dan Volpe (1998) yang juga dikutip oleh Margaretha dan Pambudhi (2015). Dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM), penelitian ini juga menemukan bahwa usia, jenis kelamin, universitas, tingkat perguruan tinggi, dan pendapatan bulanan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan keuangan. Tidak jauh berbeda, pengetahuan keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap keuangan. Sebaliknya, sikap keuangan dan pengetahuan keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku keuangan. Sedangkan sikap keuangan tidak dapat memediasi hubungan antara pengetahuan keuangan dengan perilaku keuangan.