digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Berkembangnya teknologi semakin cepat membuat ancaman terhadap teknologi semakin berkembang salah satunya adalah kebocoran data. Untuk mencegah kebocoran data dapat menggunakan enkripsi homomorfik total yang memungkinkan adanya komputasi pada data terenkripsi. Terdapat empat generasi enkripsi homomorfik total, salah satunya adalah CKKS yang dapat melakukan komputasi hingga bilangan kompleks sehingga cocok digunakan untuk permasalahan toko online. Pada skema CKKS, terdapat beberapa proses, yaitu pembangkitan kunci, encoding, decoding, enkripsi, dekripsi, evaluasi, rescaling, relinearization, dan bootstrapping. Skema CKKS dibuat berdasarkan permasalahan RLWE sehingga polinomial yang digunakan adalah cyclotomic polynomial ring sehingga proses NTT dapat diimplementasikan untuk mempersingkat waktu komputasi. Solusi penggunaan CKKS menggunakan kakas latigo karena kecepatan dalam eksekusi program. Terdapat solusi arsitektur API yang digunakan, yaitu REST yang digunakan karena mudah untuk diimplementasikan. Terdapat lima solusi modul yang diimplementasikan, yaitu activate untuk pembukaan saldo, checkBalance untuk mengecek saldo, topup untuk mengisi saldo, transact untuk menyimpan riwayat transaksi, dan getTransact untuk mendapatkan riwayat transaksi. Implementasi NTT dilakukan dengan mengubah tipe data Poly pada program dengan mengaktifkan boolean isNTT, sedangkan implementasi bootstrapping dilakukan dengan menambah pemanggilan fungsi bootstrap(). Pengujian dilakukan dengan menggunakan dua komponen, yaitu waktu eksekusi dan ukuran variabel. Waktu eksekusi yang diperlukan untuk proses enkripsi homomorfik skema CKKS meningkat secara linier mengikuti parameter, dengan waktu proses maksimum pada proses bootstrapping dan waktu minimum pada proses pembangkitan secret key. Waktu eksekusi total pada enkripsi homomorfik yang menggunakan NTT lebih rendah dibanding waktu eksekusi total tanpa menggunakan NTT. Mempertimbangkan waktu bootstrapping yang mencapai ratarata satu menit untuk seluruh parameter yang diuji, maka enkripsi homomorfik belum bisa diimplementasikan untuk kondisi nyata.