digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER Adi Ekaputra
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 Adi Ekaputra
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 Adi Ekaputra
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 Adi Ekaputra
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 Adi Ekaputra
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 Adi Ekaputra
Terbatas  Alice Diniarti
» Gedung UPT Perpustakaan

Berbagai regulasi belakangan ini menuntut produsen ban untuk menciptakan produk yang memenuhi standar lingkungan tertentu, contohnya regulasi UN ECE R117 yang diantaranya mengatur standar tingkat kebisingan. Tantangan lain yang dihadapi adalah menyusun metode perancangan yang lebih efektif dan efisien, sehingga ban dengan spesifikasi tertentu dapat dirancang sesuai kebutuhan dengan biaya yang lebih rendah. Kebisingan ban menjadi objek optimasi perancangan dalam penelitian ini menggunakan metode Perancangan Berbasis Pengetahuan. Basis data input-output dari simulasi kebisingan diolah menjadi metamodel (Radial Basis Function metode Gaussian), yang kemudian digunakan sebagai fungsi objektif optimasi dengan Genetic Algorithm. Dengan memasukkan batas-batas tertentu sebagai kendala, didapatkan nilai variabel geometri tapak ban, yaitu groove depth, groove width, offset, sipe width, dan sipe angle yang menghasilkan kebisingan minimum dengan kriteria tambahan: hydroplaning, cengkeraman, dan gabungan keduanya. Dari proses optimasi yang telah dilakukan diperoleh rancangan ban dengan nilai kebisingan 2,2009, 16,0747, 33,1104, dan 27,207 dB(A), untuk kasus-kasus perancangan berturut-turut: kebisingan absolut, kebisingan dengan hydroplaning, kebisingan dengan cengkeraman, dan kebisingan dengan hydroplaning maupun cengkeraman.