Pada proses pembakaran kendaraan bermotor, NO2 merupakan salah satu emisi gas yang dihasilkan dan kemudian dilepaskan ke udara. Jumlah gas NO2 sendiri bergantung pada sinar matahari dan keadaan perawanan akan mempengaruhi persebarannya. Oleh karena itu diperlukan model sebaran emisi untuk melihat pengaruh hari berawan dan tidak berawan terhadap sebaran gas NO2 di Kota Bandung.
Data satelit Himawari 8 band 3 digunakan untuk melihat besarnya tutupan awan. Model CALINE4 adalah model sumber garis untuk mensimulasikan dispersi polutan dekat jalan raya dengan masukan seperti volume kendaraan dan parameter meteorologi. Data observasi Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) dan data volume kendaraan Area Traffict Control System (ATCS) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung digunakan sebagai input model CALINE4.
Dari hasil simulasi dengan model CALINE4 terlihat bahwa konsentrasi NO2 lebih tinggi pada hari tidak berawan jika dibandingkan dengan hari berawan. Nilai konsentrasi terbesar pada hari berawan adalah 244.4 ?g/Nm3 dan pada hari tidak berawan adalah 338.4 ?g/Nm3. Secara keseluruhan, nilai emisi gas NO2 masih dibawah Baku Mutu Udara Ambien Nasional (BMUAN).
Perpustakaan Digital ITB