Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi sumber daya ikan yang sangat besar. Ikan kerapu merupakan ikan jenis demersal yang memiliki harga tinggi karena banyak diminati. Produktivitas ikan kerapu rendah, sementara nelayan selalu berupaya meningkatkan hasil tangkapannya sehingga menyebabkan overfishing. Upaya budidaya untuk meningkatkan produktivitas ikan kerapu mengalami kendala ketersediaan bibit yang masih diambil dari alam dan belum diketahui potensi reproduksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan potensi reproduksi ikan kerapu macan dengan menentukan panjang ikan E. coioides pertama kali matang gonad, menentukan fekunditas, dan menentukan ukuran ikan yang berpotensi dijadikan indukan. Metode yang digunakan adalah pengukuran panjang dan berat ikan, analisis tingkat kematangan gonad dan fekunditas secara morfologi dan histologi. Hasil menunjukkan bahwa secara morfologi dan histologi panjang ikan E. coioides pertama kali matang gonad adalah 21 cm. Nilai fekunditas dari ikan E. coioides yang telah matang gonad memiliki 4.704 - 1.425.600 butir telur/individu. Ukuran ikan E. coioides yang berpotensi dijadikan indukan adalah ikan diatas 56 cm. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ikan E. coioides di alam memiliki tingkat reproduksi yang lambat.
Perpustakaan Digital ITB