digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pemetaan geologi secara detail dilakukan di daerah Konda dan Sekitarnya, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, penelitian dilakukan dengan luas wilayah 100 km2 pada koordinat 4o06'58.54 - 4o12'23.80 LS dan 122o29'10.93 - 122o34'35.50 BT atau 443000 – 453000 mT dan 9535000 – 9545000 mU. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tatanan geologi daerah penelitian mencakup geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, dan sejarah geologi. Berdasarkan data primer yang diperoleh di lapangan dan juga didukung analisis petrografi, mikropaleontologi, dan struktur geologi. Satuan geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi empat, yaitu: Satuan Dataran Aluvial, Satuan Perbukitan Metamorf, Satuan Punggungan Homoklin, dan Satuan Perbukitan Karst. Daerah penelitian memiliki pola aliran sungai rektangular dan paralel yang mengindikasikan kontrol struktur kekar serta sesar yang lebih dominan. Tahapan geomorfik daerah penelitian termasuk tahap geomorfik dewasa. Stratigrafi daerah penelitian terdiri dari Satuan Filit dan Satuan Marmer yang berumur Trias-Jura Awal. Kemudian pada satuan yang lebih muda terendapkan Satuan Batupasir-Batulempung diatas Satuan Filit secara tidak selaras, satuan ini berumur Miosen Akhir – Pliosen Awal pada lingkungan Neritik tengah. Pada Pliosen Awal diendapkan secara selaras Satuan Batugamping pada lingkungan Neritik Dalam. Kemudian Endapan Aluvial diendapkan hingga sekarang. Struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian berupa struktur imbrikasi sesar naik, sesar mendatar, dan sesar normal. Sesar-sesar tersebut dibentuk oleh fase tektonik kompresi yang berarah Baratlaut-Tenggara ketika terjadi kolisi antara Keping Benua Sulawesi Tenggara-Keping Benua Buton-Keping Benua Tukang Besi.