digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Dalam upaya mengurangi kemacetan di DKI Jakarta, salah satu pilihan Pemerintah Daerah DKI Jakarta adalah dengan membangun elevated road (jalan tak sebidang), fly over dan underpass (simpang tak sebidang). Pada tiap proyek konstruksi memiliki siklus hidup proyek (Project Life Cycle) yang karakteristiknya terpecah-pecah menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil yang tanggung jawab serta prosesnya diatur menggunakan project delivery. Banyak studi yang telah dilakukan menyimpulkan bahwa project delivery Design-Build memiliki performa yang lebih baik daripada yang menggunakan project delivery Design-Bid-Build (Konvensional). Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari penerapan project delivery Design-Build, ada beberapa aspek yang harus diperhatikan yaitu aspek bagaimana informasi lingkup proyek, pengguna jasa, penyedia jasa, hubungan antar penyedia dan pengguna jasa, dan aspek legal. Salah satu proyek Pemerintah Daerah DKI Jakarta yang menerapkan Design-Build adalah proyek Flyover Pancoran. Penelitian ini ditijukan untuk melihat bagaimana penerapan project delivery Design-Build dalam penyelenggaraan simpang tak sebidang di Provinsi DKI Jakarta, serta melihat manfaat yang dicapai dan mengetahui tantangan agar penerapan Design Build dapat berjalan lebih baik. Dalam mencapai tujuan, hal yang dilakukan pada penelitian ini adalah melakukan kajian mengenai project delivery Design-Build. Kemudian dilakukan pengambilan data dengan melakukan wawancara serta dilakukan analisis perbandingan anatara kondisi ideal dengan kondisi yang ada pada penerapan project delivery Design-Build.