digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Ayam merupakan komoditas yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat terutama dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan protein bagi tubuh. Salah satu masalah yang menyebabkan ketidaktersedian ayam adalah pakan. Oleh sebab itu, perlu dicari bahan baku pakan alternatif lain yaitu cacing tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati penyerapan protein cacing oleh ayam. Percobaan dilakukan dengan memberikan pakan kepada ayam dengan nilai kalori sebesar 3.300 kkal dan protein sekitar 22%. Sebagai pembanding digunakan sumber protein lain yaitu tepung daging dan tepung ikan. Semua bahan tersebut dicampur dengan jagung. Pemberian pakan dilakukan selama 4 minggu dengan pemberian pakan setiap minggunya diatur dengan pembagian minggu pertama 1,5 Kg, minggu kedua 2 Kg, minggu ketiga 3 Kg, dan minggu keempat 4 Kg. Pemberian air dilakukan secara rutin setiap hari dan dijaga supaya air tetap tersedia. Suhu kandang dibuat antara 26–28 oC. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kecepatan pertumbuhan ayam dengan menggunakan campuran tepung cacing adalah 16,71 g/hari/ekor, campuran tepung ikan 14,70 g/hari/ekor, campuran tepung daging 13,17 g/hari/ekor, dan campuran tepung jagung sebesar 11,35 g/hari/ekor. Rasio perubahan pakan untuk campuran tepung cacing adalah 0,31, campuran tepung ikan adalah 0,29, campuran tepung daging adalah 0,27 dan jagung adalah 0,25. Dari percobaan dapat disimpulkan bahwa penyerapan nutrisi cacing, tepung ikan, dan tepung daging tidak memilik perbedaan berarti (P < 0,01).