digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Antibiotik sefalosporin termasuk kelompok obat yang banyak digunakan di ruang bedah wanita (ruang 2) Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung. Dalam rangka meningkatkan kualitas penggunaan sefalosporin di rumah sakit, diperlukan suatu program Evaluasi Penggunaan Obat (EPO) yang bertujuan untuk menjamin agar obat yang digunakan tepat, aman, dan efektif. Penelitian dilakukan pada 160 orang penderita dan 543 resep yang terdapat di ruang 2 Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung, secara retrospektif pada bulan Januari-Maret tahun 2008. Sumber data yang digunakan adalah rekam medik, catatan perawat, dan wawancara dengan profesional kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 52 kasus kombinasi antibiotik sinergis, 65 kasus interaksi farmakodinamik, 1 kasus interaksi farmakokinetik, 14 kasus ketidaktepatan durasi penggunaan, 13 kasus ketidaktepatan dosis, dan 2 kasus penggunaan antibiotik walaupun sudah terbukti resisten. Dapat disimpulkan terdapat beberapa kasus ketidaktepatan penggunaan sefalosporin di ruang 2 Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung yang terdiri atas 14 kasus ketidaktepatan durasi penggunaan, 13 kasus ketidaktepatan dosis, dan 2 kasus penggunaan obat yang sudah resisten.