Article Details

PERAN KADASTER 3D UNTUK PENENTUAN STATUS PEMANFAATAN RUANG BAWAH TANAH MRT JAKARTA

Oleh   Wira Selviana Harefa [15116098]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Andri Hernandi, S.T., M.T.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Teknik Geodesi dan Geomatika
Fakultas : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian
Subjek :
Kata Kunci : kadaster 3d, hak guna ruang, ruang bawah tanah
Sumber :
Staf Input/Edit : Irwan Sofiyan  
File : 1 file
Tanggal Input : 21 Sep 2022

Perkembangan pembangunan di Indonesia berkembang dengan pesat menyebabkan kebutuhan akan tanah juga meningkat. Peningkatan kebutuhan akan tanah ini menimbulkan keterbatasan akan tanah yang tidak bertambah jumlahnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya perubahan pola penggunaan dan pemanfaatan tanah dari horisontal ke vertikal. Pembangunan MRT menjadi jawaban untuk kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi karena peningkatan mobilitas masyarakat. Pemodelan 3D MRT Jakarta diperlukan untuk menentukan status pemanfaatan ruang bawah tanah MRT Jakarta. Penelitian ini mengkaji peran kadaster 3D dalam menentukan status pemanfaatan ruang bawah tanah MRT Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan kajian terkait aspek legal dan aspek teknis terhadap literatur-literatur dan penelitian-penelitian yang sudah ada sebagai bahan acuan. Model kadaster 3D yang digunakan untuk menentukan status hak guna ruang bawah tanah MRT Jakarta adalah model kadaster hybrid. Hal ini dapat dilakukan dengan mengintegrasikan pemodelan 3D MRT Jakarta dari data as-built drawing dengan peta pendaftaran tanah dengan mempertimbangkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 untuk pemberian jenis status hak guna ruangnya.