Article Details

MODEL TERMOREGULASI TUBUH UNTUK PENENTUAN BESARAN KESAN TERMAL TERBAIK DALAM KAITANNYA DENGAN KINERJA MANUSIA

Oleh   Ny. Farida Idealistina Muchtadi
Kontributor / Dosen Pembimbing : Pembimbing 1 : Iskandar Danusugondho, Prof. Ir. Pembimbing 2 : Harsono Taroepratjeka, DR. Ir. Scanner : Novian Kurniawan
Jenis Koleksi : S3-Disertasi
Penerbit :
Fakultas :
Subjek :
Kata Kunci : thermal, human body, multicompartment, Stolwijk.
Sumber :
Staf Input/Edit :  
File : 10 file
Tanggal Input : 2017-09-27 15:45:34

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-cover.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-bab1.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-bab2.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-bab3.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-bab4.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-bab5A.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-bab5B.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-bab6.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-pustaka-A.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
1991 DIS PP NY FARIDA IDEALISTINA MUCHTADI 1-pustaka-B.pdf
File tidak tersedia


Abstrak : Penelitian ini mengemukakan suatu gagasan tentang model sistem termal tubuh manusia yang diturunkan dari model termal tubuh multikompartemen (Stolwijk, 1971) dengan beberapa modifikasi yang diperlukan. Modifikasi model termal tubuh Stolwijk pada penelitian ini adalah dengan memasukkan pengaruh isolasi termal pakaian, sehingga model termal tubuh yang mengenakan pakaian terdiri dari 25-31 kompartemen tergantung pada ada atau tidak adanya lapisan pakaian pada masing-masing unit. Ketidak seimbangan kalor suatu kompartemen tubuh [I,J], yang dinyatakan dalam besaran kandungan kalor S[I,J], akan mengubah suhu kompartemen dengan bentuk persamaan non-linier.