Article Details

ANALISIS APLIKASI SISTEM PROTEKSI PETIR PADA SUTT 70KV DI DAERAH DENGAN KERAPATAN PETIR TINGGI Studi Kasus: SUTT 70KV Malang

Oleh   Gde KM Atmajaya [23217099]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Dipl.-Ing. Ir. Reynaldo Zoro;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : STEI - Teknik Elektro
Fakultas : Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
Subjek :
Kata Kunci : EMT, SUTT 70 kV, Lightning Protection System, ESE, DSDC, Lightning Detection System, LDS.
Sumber :
Staf Input/Edit : karya  
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-07-02 16:28:27

Generic placeholder image

Abstrak

PUBLIC


Berdasarkan stastistika gangguan jaringan transmisi yang dirilis PT. PLN, gangguan yang terjadi pada jaringan transmisi 70 kV di Malang didominasi oleh sambaran petir. Penyebab tower transmisi menjadi target utama sambaran petir adalan tinggi tower transmisi yang rata-rata di atas 30 m dan berada di daerah terbuka. Efek sambaran petir dapat menghasilkan tegangan berlebih yang mengakibatkan flashover pada isolator, bahkan pemadaman pada jaringan listrik. Banyak sistem proteksi petir dikembangkan untuk mengatasi persoalan ini, salah satunya adalah Extended Mask Terminal (EMT). Penelitian ini akan menganalisa peforma jaringan transmisi SUTT 70 kV terhadap sambaran petir berdasarkan perangkat perlindungan petir yang terpasang saat ini dan gangguan yang terjadi pada jalur transmisi di Malang. Sebuah inovasi dilakukan untuk meningkatkan performa jaringan transmisi terhadap sambaran petir yaitu dengan memasang EMT pada tower transmisi. EMT merupakan sistem perlindungan petir yang dilengkapi dengan Early Streamer Emission (ESE), Double Shielded Down Conductor (DSDC), dan monitoring devices. Perancangan sistem perlindungan petir yang akan dipasang akan mengacu pada perangkat Lightning Detection System (LDS) yang dimiliki oleh PT. PLN, sehingga perancangan sistem perlindungan dapat sesuai dengan karakterisrtik petir yang ada pada daerah tersebut. Diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan rekomendasi sistem proteksi petir yang sesuai dengan spesifikasi dan kondisi sistem jaringan listrik 70 kV di Indonesia.