digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800


COVER FITRIA SAVITRY SUHENDRA (NIM: 10313027)
Terbatas  Alice D
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 1 FITRIA SAVITRY SUHENDRA (NIM: 10313027)
Terbatas  Alice D
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 2 FITRIA SAVITRY SUHENDRA (NIM: 10313027)
Terbatas  Alice D
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 3 FITRIA SAVITRY SUHENDRA (NIM: 10313027)
Terbatas  Alice D
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 4 FITRIA SAVITRY SUHENDRA (NIM: 10313027)
Terbatas  Alice D
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB 5 FITRIA SAVITRY SUHENDRA (NIM: 10313027)
Terbatas  Alice D
» Gedung UPT Perpustakaan


PUSTAKA FITRIA SAVITRY SUHENDRA (NIM: 10313027)
Terbatas  Alice D
» Gedung UPT Perpustakaan

Banyak protoplanetary disk yang telah teramati dengan baik di berbagai panjang gelombang. Sistem HL Tau adalah salah satu contoh protoplanetary disk tersebut. HL Tau adalah bintang muda yang berada di transisi kelas I menuju kelas II dalam klasifikasi Young Stellar Object (YSO) berdasarkan Stellar Energy Distribution-nya (SED). Saat ini, pengamatan long-baseline pada panjang gelombang sub-mm hingga mm menggunakan Atacama Large Millimetre/Submillimetre Array (ALMA) telah mampu memberikan citra asli dan menunjukkan adanya gaps pada HL Tau. Gaps tersebut berasosiasi dengan pembentukan planet di dalamnya. Pada Tugas Akhir ini, kami menyajikan delapan model protoplanetary disk dengan tiga planet tidak berakresi dan dua model dengan planet berakresi untuk dipelajari evolusinya setelah orbit ke-500 dari planet terdalam. Model-model tersebut menggunakan FARGO-2D1D dengan dua variasi viskositas kinematik disk, yaitu 10−5 dan 10−3. Massa ketiga planet adalah 0,2, 0,27, dan 0,55 MJ dengan jarak masing-masing 13,2, 32,3 dan 68,8 sa. Model dengan planet tidak berakresi menunjukkan adanya struktur gelap-terang pada protoplanetary disk setelah orbit ke-100 dari planet terdalam. Struktur tersebut menyerupai pasangan cincin gelap-terang pada HL Tau berdasarkan pengamatan ALMA, akan tetapi dengan kontras kerapatan yang berbeda. Kami juga menemukan adanya fenomena migrasi planet pada model-model kami.