digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Aumedi Wibisana Pratama S
PUBLIC Yati Rochayati

Persamaan Landau-Lifshitz-Gilbert (LLG) menunjukkan gerak presesi magnetisasi dalam sebuah bahan magnetik yang dieksitasi oleh medan magnetik eksternal. Spin individu elektron-elektron dalam bahan magnetik yang tereksitasi dapat berpresesi membentuk magnon. Sementara itu, polariton tumbuh dari interaksi cahaya-materi yang kuat. Magnon-polariton merupakan sebuah jenis polariton yang dihasilkan dari interaksi antara bahan magnetik yang tereksitasi dan suatu gelombang elektromagnetik yang masuk ke bahan. Keberadaan mereka ditunjukkan oleh kurva dispersif yang terbelah menjadi dua bagian dan memiliki sebuah anticrossing. Tugas akhir ini menunjukkan interaksi tersebut melalui penyelesaian persamaan LLG dan gelombang Maxwell dalam bahan secara simultan. Aproksimasi frekuensi yang dekat dengan frekuensi resonansi mode elektromagnet dan mode magnon memberikan kurva yang memiliki splitting dan anticrossing yang dijumpai pada kurva dispersif magnon-polariton. Interaksi magnon-polariton dapat dipengaruhi oleh geometri resonator. Resonator yang digunakan oleh tugas akhir ini adalah ISRR yang diberi microstrip. Kekuatan coupling dapat diatur dengan memutar orientasi ISRR terhadap microstrip. Mode magnon akan mengalami damping yang lebih rendah ketika besar medan magnet oleh ISRR lebih besar daripada microstrip. Interaksi magnon-polariton ini memiliki potensi aplikasi pada bidang spintronik.