Article Details

RESPON DINAMIK STRUKTUR TERAPUNG

Oleh   RUDI ASNAN NASUTION (NIM 15503021)
Kontributor / Dosen Pembimbing : Pembimbing: Dr.Ir.Krisnaldi Idris
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTSL - Teknik Kelautan
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek :
Kata Kunci : struktur terapung, gelombang, gaya hidrodinamika, respon dinamik, damping coefficient
Sumber :
Staf Input/Edit : Vika Anastasya Kovariansi  
File : 9 file
Tanggal Input : 2017-09-27 10:24:47

Suatu struktur terapung yang tedapat dilaut akan dipengaruhi oleh gelombang. Respon dari struktur tersebut akibat adanya gelombang dapat ditentukan dengan menganalisa struktur berdasarkan sudut pandang hidrodinamika. Dimana komponen penyusun gaya hirodinamika tersebut terdiri beban eksitasi, beban radiasi, gaya viskositas dan gaya hidrostatik. Pada laporan tugas akhir ini struktur terapung yang ditinjau berukuran besar sehingga gaya viskositas dapat diabaikan. Untuk menghitung dinamika dari struktur terapung digunakan teori strip dimana gaya-gaya yang bekerja dan respon suatu struktur tiga dimensi tersebut dapat ditentukan dengan menggunakan hasil dari teori potensial dua dimensi. Analisa untuk menentukan respon dari struktur dilakukan dengan program NSRDC Ship Motion and Sea Load. Tujuan analisa untuk menentukan added mass, damping coefficient serta respon dinamik dari struktur terapung tersebut. Gaya diperoleh dengan mengintegrasikan tekanan akibat potensial kecepatan gelombang difraksi pada seluruh permukaan bidang, sedangkan added mass dan damping coefficient diperoleh dengan mengintegrasikan tekanan akibat potensial kecepatan radiasi pada seluruh permukaan. Kemampuan dari program NSRDC Ship Motion and Sea Load dalam menentukan added mass, damping coefficient serta respon dinamik dari struktur terapung akan dibandingkan dengan hasil perhitungan dengan program MOSES dan hasil analisa Garrison pada laporan tugas akhir ini. Perbandingan dilakukan untuk beberapa studi kasus, diantaranya kasus box terapung, kasus setengah bola terapung dan kasus silinder tegak terapung. Hasil dari perbandingan tersebut menunjukan bahwa program NSRDC Ship Motion and Sea Load memberikan hasil yang cukup mendekati pembandingnya untuk kasus silinder dan setengah bola pada arah heave saja, sedangkan untuk arah lainnya program ini memberikan hasil yang belum mendekati pembandingnya