Article Details

FORMULASI SEDIAAN ORAL YANG MENGANDUNG HIDROLISAT MEMBRAN CANGKANG TELUR DAN EFEKNYA TERHADAP DAYA TAHAN BERENANG MENCIT SWISS WEBSTER JANTAN

Oleh   Nurhasanah [10718037]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Amirah Adlia, S.Si., M.Si.;Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Sains dan Teknologi Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi
Subjek :
Kata Kunci : nutrisi olahraga, gel oral, membran cangkang telur, BCAA, protein
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 22 Sep 2022

Nutrisi olahraga diperlukan sebagai penyediaan energi dan pencegahan cedera dalam aktivitas fisik. Nutrisi olahraga mengandung berbagai komposisi seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin. Membran cangkang telur (MCT) diketahui kaya akan protein serta dalam bentuk hidrolisatnya mengandung asam amino bebas dan campuran peptida yang memiliki efek antioksidan. Suplementasi MCT telah diketahui memiliki efikasi dalam pengobatan artiritis sebagai anti-inflamasi. Namun, sampai saat ini MCT belum diketahui efeknya pada performa endurance atau daya tahan. Pada penelitian ini dibuat formulasi sediaan oral dalam bentuk gel yang mengandung gula aren dan fruktosa-maltodekstrin sebagai sumber karbohidrat dan hidrolisat MCT sebagai sumber protein. Sediaan oral diujikan efeknya secara in vivo pada performa daya tahan mencit Swiss Webster jantan dengan metode berenang paksa. Penelitian ini menggunakan 20 ekor mencit yang dibagi menjadi kelompok kontrol negatif (KN), kelompok formula asam amino (FAA) dengan pemberian BCAA sebagai pembanding, kelompok hidrolisat dosis rendah (HDR), kelompok hidrolisat dosis tinggi (HTK), dan kelompok hidrolisat dengan kafein (HDK). Pada kelompok FAA, HDR, HDT, dan HDK mengandung gula aren, fruktosa, dan maltodektrin dalam jumlah yang sama. Durasi berenang mencit pada kelompok FAA, HDR, HDT, dan HDK secara signifikan lebih panjang (p<0,05) dibandingkan dengan kelompok KN. Sementara durasi berenang pada kelompok FAA jika dibandingkan dengan kelompok HDR, HDT, dan HDK tidak berbeda signifikan (p>0,05). Sediaan oral yang mengandung hidrolisat MCT memiliki kestabilan yang baik pada suhu ruang selama 2 minggu.