Article Details

MEMAHAMI IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR DALAM RANTAI PASOK AGRIKULTUR DAN PANGAN: PENDEKATAN PERILAKU DAN MASYARAKAT

Oleh   Ruth Nattassha [29017010]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SBM - Sains Manajemen
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek :
Kata Kunci : ekonomi sirkular, rantai pasok pertanian dan pangan, soft systems methodology
Sumber :
Staf Input/Edit : Neng Kartika  
File : 8 file
Tanggal Input : 10 Mei 2022

Pengadaan sumber makanan, telah menjadi perhatian utama bagi peradaban manusia selama berabad-abad. Saat ini, hal tersebut dikelola melalui rantai pasok pertanian dan pangan. Rantai pasok ini memiliki karakteristik yang menimbulkan isu, salah satunya adalah keberadaan produk sampingan yang dikenal sebagai limbah. Pengelolaan limbah ini telah menjadi perhatian banyak negara, terutama mengenai pengurangan jumlah limbah dan memperoleh nilai ekonomi darinya. Konsep ekonomi sirkular telah dinyatakan mampu menjawab kekhawatiran itu. Dalam konsep ekonomi sirkular, limbah dari satu proses dimanfaatkan sebagai sumber daya untuk proses lain. Melalui sistem ini, jumlah limbah yang dibuang langsung ke tempat pembuangan akhir dapat diminimalkan dan nilai ekonomi dapat diambil dari limbah. Karena hal tersebut, ada cukup banyak penelitian mengenai penerapan konsep-konsep ini ke berbagai rantai pasokan. Beberapa dari penelitian tersebut berkaitan dengan rantai pasokan pangan pertanian. Namun, penelitian terkait implementasi ekonomi sirkular dalam rantai pasok pertanian dan pangan sangat jarang membahas aspek sosial dan perilaku. Sementara itu, dalam penelitian sebelumnya telah ditemukan bahwa interaksi dan perilaku aktor berdampak pada kinerja rantai pasok, terutama dalam konteks Indonesia. Fakta ini sangat penting karena ada peluang untuk menerapkan konsep ekonomi sirkular di Indonesia, yang memiliki jumlah sampah organik yang tinggi dan hingga saat ini belum ada upaya mengelola limbah tersebut. Dengan demikian, penting untuk dilakukan penelitian terkait implementasi dari aspek sosial dan perilaku dalam implementasi ekonomi sirkular di rantai pasok pertanian dan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami aspek tersebut dengan memanfaatkan soft systems methodology untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan dari sistem actual rantai pasok pertanian dan pangan. Kasus produsen pupuk organik, PT. Biokonversi Indonesia, telah dipilih sebagai studi kasus yang direferensikan untuk model. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu penelitian lebih lanjut dalam menguji berbagai kemungkinan solusi untuk masalah-masalah yang ditemukan dalam kasus ini.