Article Details

PENILAIAN TERHADAP IMPLEMENTASI PRINCIPLE FOR RESPONSIBLE MANAGEMENT EDUCATION DI SEKOLAH BISNIS DAN MANAJEMENT ITB DENGAN METODE DELPHI

Oleh   Lita Ayudia Fitriyani [29016022]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Achmad Ghazali, S.T., M.A.B., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SBM - Sains Manajemen
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek :
Kata Kunci : Sekolah Bisnis, Metode Delphi, Etika, Interdisiplin, Keberlanjutan, Pendekatan Pemangku Kepentingan, PRME
Sumber :
Staf Input/Edit : Neng Kartika  
File : 7 file
Tanggal Input : 09 Mei 2022

Sekolah Bisnis memiliki peran penting dalam menghasilkan Pengusaha. Sekolah Bisnins ini pun diharapkan dapat menghasilkan seorang pengusaha atau pemimpin bertanggung jawab dan professional yang peduli akan etika, tanggung jawab sosial, lingkungan, dan ekonomi dalam membuat keberlanjutan. The Principle for Responsible Management Education (PRME) merupakan sebuah alat atau perangkat, yang mendukung Sekolah Bisnis tersebut dalam membentuk hasilnya menjadi professional yang bertanggung jawab. Sebagai gambaran, SBM ITB berpartisipasi dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip PRME ke dalam kurikulum dan kampusnya secara menyeluruh. Prinsip-prinsipnya tersebut adalah tujuan, nilai, metode, penelitian, kemitraan, dan dialog. Namun pelaksanaanya masih menjadi pertanyaan, karena PRME mengutip bahwa “Tidak ada sekolah yang berhasil menerapkannya”. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk (1) menilai The Principle for Responsible Management Education sebagai salah satu program Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang telah diimplementasikan di SBM ITB sejak 2014, (2) merancang dan menganalisa pemetaan kognitif nilai prinsip dalam tingkat kurikulum dan Pemangku Kepentingan. (3) menilai dan menganalisa pengimplementasian PRME tersebut dalam kurikulum dengan didasari oleh penilaian para ahli. Metode Delphi dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam perihal pengimplementasian PRME tersebut di SBM ITB dan medapatkan penilaian dari para ahli. Peneliti memilih 3 tipe informan untuk diwawancarai yang terdiri dari ahli bidang Kurikulum, ahli PRME dan duta besar PRME di SBM ITB tentang pendapat mereka atas pengimplementasian PRME. Peneliti juga melakukan Diskusi Kelompok Terarah (DKT). Pendekatan Interdisipliner dan Pemangku Kepentingan biasanya digunakan untuk menganilisa penelitian tersebut. Alhasil, penelitian di masa depan disarankan untuk peningkatan implementasi PRME di SBM ITB