Article Details

PERANCANGAN STRUKTUR RUMAH POMPA BANJIR WADUK BOJONG JAKARTA

Oleh   Aldie Juniar Islamie [15014001]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ir. Biemo Woerjanto Soemardi, M.S.E, Ph.D.;Dhemi Harlan, Ph.D.;Erwin Lim, S.T., M.S., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Teknik Sipil
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek : Civil engineering
Kata Kunci : rumah pompa, sistem rangka pemikul momen biasa, detailing
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti   Ena Sukmana
File : 7 file
Tanggal Input : 31 Mar 2022

Generic placeholder image
BAB 1 Aldie Juniar Islamie

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 2 Aldie Juniar Islamie

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 3 Aldie Juniar Islamie

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 4 Aldie Juniar Islamie

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 5 Aldie Juniar Islamie

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan


Daerah Metropolitan Jakarta sejak dahulu dikenal sering tertimpa banjir. Untuk mengantisipasi agar banjir di Jakarta tidak semakin parah, diperlukan suatu sistem pompa yang menampung sementara air ke kolam tampungan. Pada proyek ini, akan dirancang rumah pompa yang berlokasi di waduk Bojong, Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat. Perancangan rumah pompa ini meliputi aspek struktur, geoteknik, dan pengelolaan sumber daya air. Rumah Pompa yang dirancang ini memiliki luasan sebesar 8 x 16 meter dengan tinggi 10 meter. Terdapat dua lantai diatas permukaan tanah dan satu lantai dibawah permukaan tanah. lantai pertama diatas permukaan tanah ditujukan untuk tempat pompa banjir ditempatkan beserta ketersediaan lahan sisanya ditujukan untuk ruang pemeliharaan pompa. Untuk lantai kedua ditujukan untuk kantor dan ruang operasional alat seperti seperangkat hoist crane yang akan dipasang di elevasi 8 meter diatas tanah. Perangkat hoist crane dipasang dengan menggunakan bantuan korbel 4 buah pada setiap ujungnya dimana korbel menempel pada kolom struktur utama. Pada kerangka atap disusun oleh komponen baja dimana profil baja disesuaikan dengan kebutuhan. Semua beban struktur utama akan ditahan oleh pondasi. Adapun lantai dibawah permukaan tanah berfungsi sebagai kolam tampungan dengan perimeter kolam adalah pelat dinding yang sekaligus menahan beban tanah. Beban dari struktur utama disalurkan ke pondasi rakit dengan luasan sebesar 10 x 18 meter. Pemodelan dilakukan menggunakan bantuan software SAP2000 dengan beban luar yang ditinjau adalah beban gempa, beban angin dan beban air hujan. Struktur ini memiliki kategori seismik D, tetapi sistem struktur yang dipilih adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa. Pertimbangan dipilihnya Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa dikarenakan struktur termasuk kategori resiko I dan hanya memiliki 2 lantai dimana bukan sebagai pusat lokasi aktivitas manusia. Detailing elemen struktur berupa balok, kolom, pelat dan korbel mengacu pada SNI 2847-2013 dan untuk komponen baja mengacu pada SNI 1729-2015. Detailing elemen struktur ini dilakukan dengan perhitungan manual dan dengan bantuan software seperti SAP2000 dan PCA COL. Sedangkan untuk detailing elemen pelat dinding dan pondasi rakit dilakukan secara manual melalu bantuan software ETABS.