Artikel Terbaru

BENDING CRUSH ANALYSIS OF LATTICE STRUCTURE CONFIGURATIONS FOR AIRCRAFT SUBFLOOR APPLICATIONS

Oleh   Nabilah Nur Azizah [13617102]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ir. Sigit P. Santosa, MSME, Sc.D, IPU., Djarot Widagdo, Ph.D., Dr. Annisa Jusuf, S.T., M.T.
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTMD - Teknik Dirgantara
Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
Subjek :
Kata Kunci : lattice, subfloor, bending crush resistance, specific energy absorption, batang sandwich
Sumber :
Staf Input/Edit : Erlin Marliana Effendi  
File : 8 file
Tanggal Input : 2021-10-12 10:45:29

Generic placeholder image
COVER Nabilah Nur Azizah

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB1 Nabilah Nur Azizah

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB2 Nabilah Nur Azizah

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB3 Nabilah Nur Azizah

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB4 Nabilah Nur Azizah

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB5 Nabilah Nur Azizah

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
PUSTAKA Nabilah Nur Azizah

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan


Saat ini perkembangan transportasi menunjukkan banyak kemajuan termasuk industri pesawat terbang. Namun, kecelakaan pesawat masih terjadi yang menyebabkan kerusakan pada badan pesawat. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan pesawat tetapi penumpang harus sepenuhnya aman atau tidak mengalami cedera fatal setelah tabrakan terjadi. Cara untuk melindunginya adalah dengan merancang struktur yang layak untuk kecelakaan seperti pada bagian bawah pesawat (subfloor). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis beban tekuk pada konfigurasi struktur lattice untuk aplikasi subfloor pesawat terbang. Dengan menggunakan uji tekuk tiga titik pada konfigurasi lattice untuk menentukan Specific Energy Absorption (SEA), hubungan gaya-perpindahan, dan Bending Crush Resistance (BCR). Studi parametrik ini digunakan sebagai metode untuk mendapatkan konfigurasi struktur lattice yang optimum. Material AlSi12 diaplikasikan untuk geometri kubik, 3D-kagome, oktet, dan octet (twisted) sebagai inti batang sandwich dengan tiga densitas relatif berbeda untuk setiap geometri lattice dan dua jenis variasi jumlah lapisan inti dengan tinggi lattice seragam sebesar 100 mm. Validasi berdasarkan referensi juga dilakukan untuk menemukan pengaturan kata kunci yang tepat untuk simulasi pada perangkat lunak LS-DYNA. Melalui pembebanan kuasi-statis dengan kecepatan 6.7 m/s, diketahui bahwa jumlah lapisan inti yang lebih banyak menghasilkan hasil yang lebih baik. Setelah dilakukan simulasi, terlihat bahwa nilai SEA paling optimum adalah sebesar 10672.63 J/kg dan BCR senilai 79.38 kNm yang diperoleh dari geometri oktet dengan konfigurasi tipe 2 yang memiliki empat lapisan inti.