Artikel Terbaru

KAPASITAS ADAPTIF INDUSTRI PARIWISATA TERHADAP ERUPSI VULKANIK DAN PANDEMI COVID-19: STUDY KASUS DESA HARGOBINANGUN, YOGYAKARTA, INDONESIA

Oleh   Reni Diah Ningsih [25419031]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Drs. Arief Rosyidie, M.S.P., M.Arch., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SAPPK - Perencanaan Wilayah dan Kota
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
Subjek :
Kata Kunci : kapasitas adaptif, industri pariwisata, erupsi, pandemi COVID-19, strategi koping
Sumber :
Staf Input/Edit : Yoninur Almira  
File : 9 file
Tanggal Input : 2021-09-29 08:48:28

Pariwisata adalah industri yang mudah dipengaruhi oleh isu-isu kekerasan, kesehatan, dan bencana alam. Sektor pariwisata di Desa Hargobinangun saat ini terdampak oleh peningkatan aktivitas Merapi dan pandemi COVID-19, sehingga harus mengikuti anjuran dan kebijakan pemerintah yang mengakibatkan penurunan jumlah wisatawan. Oleh karena itu, industri pariwisata di daerah ini harus beradaptasi terhadap peristiwa-peristiwa ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas adaptif industri pariwisata dan strategi yang digunakan dalam menghadapi erupsi dan pandemi COVID-19. Analisis kuantitatif regresi logistik biner digunakan untuk memperoleh faktor-faktor penentu kapasitas adaptif, dan analisis semi-kualitatif dilakukan untuk mengidentifikasi strategi penanggulangan yang diadopsi oleh industri pariwisata. Kuesioner disebarkan kepada 117 industri pariwisata terkait, serta dilakukan wawancara semi terstruktur dengan instansi pemerintah daerah. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam faktor penentu kapasitas adaptif terhadap erupsi dan pandemi COVID-19, dan diperoleh beberapa strategi yang efektif untuk meningkatkan kapasitas dan ketahanan industry pariwisata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa untuk menjawab tantangan saat ini, penilaian risiko multi-bencana harus dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor penentu kapasitas adaptif yang peka terhadap jenis bencana untuk meminimalkan potensi risiko bencana di masa depan dan untuk meningkatkan ketahanan industri pariwisata.