Artikel Terbaru

ANALISIS VARIASI DEBIT CITARUM HULU BANDUNG, JAWA BARAT DAN HUBUNGANNYA DENGAN LA NINA

Oleh   Edi Rikardo Sinaga [12817014]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Rusmawan Suwarman, S.Si., M.T.;Dr. Edi Riawan, S.Si., M.T.;Muhammad Ridho Syahputra, S.Si., M.Si.;Dr. Muhammad Rais Abdillah, S.Si., M.Sc.;Rachmy Fitriani, S.Si., M.Si.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FITB - Meteorologi
Fakultas : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
Subjek :
Kata Kunci : Debit, La-Nina, curah hujan regional, Variasi Debit (Hujan)
Sumber :
Staf Input/Edit : Irwan Sofiyan  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-09-27 18:41:42

Dalam kurun waktu 1952 – 2020, terjadi 21 periode peristiwa La Nina dan 7 di antaranya termasuk kategori kuat. Salah satunya adalah pada 2010-2011, dan pada tahun tersebut merupakan peristiwa banjir tebesar yang dilaporkan di Citarum Hulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan variasi debit di Citarum Hulu pada dengan La Nina. Penelitian ini menggunakan metode komposit untuk masing-masing variasi Debit dan curah hujan. Variasi yang dimaksud adalah dengan melakukan penjumlahan secara overlapping, untuk curah hujan dengan cara moving sum sedangkan untuk debit dengan moving average, kemudian akan diambil nilai maksimum setiap variasi untuk masing-masing bulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa debit sungai di DAS Citarum Hulu dan curah hujan mengalami peningkatan pada periode Agustus sampai dengan November serta mengalami penurunan pada periode Februari sampai dengan Juli. Namun, La Nina mengakibatkan puncak rasio curah hujan dan debit untuk variasi RX (QX)>= 10 terjadi pada bulan Agustus sedangkan untuk rasio curah hujan (debit) untuk variasi RX(QX) <= terjadi bulan September (Oktober).