Artikel Terbaru

EVALUATING THE FUTURE PROSPECT OF INDOFOOD CONSUMER BRANDED PROUCT (ICBP) STOCK AMIDST PANDEMIC COVID-19 PROUCT

Oleh   Farhan Mawaridz [29118535]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Subiakto Sukarno, MBA, RFA, QWP, CFP
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : Magister Bisnis dan Administrasi - Teknologi
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek : General management
Kata Kunci : Valuasi saham, Nilai Intrinsik, Sensitivitas Analisis, Absolute Valuation, Relative Valuation ?
Sumber : PT Indofood CBP
Staf Input/Edit : Neng Kartika   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-09-25 17:00:50

Industri makanan dan minuman di Indonesia diprediksi akan tumbuh 77,8 persen dalam waktu lima tahun ke depan dengan total penjualan makanan dan minuman mencapai USD 3,535 triliun pada tahun 2024. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), salah satu perusahaan consumer goods dibidang food and beverages di Indonesia berdasarkan data historis harga saham sejak tahun 2016 hingga agustus 2021 mengalami pertumbuhan minus sebesar -5% tetapi rata-rata pertumbuhan net income perusahaan positif sebesar 16,75%. Dampak dari pandemic covid-19, harga sahamnya sejak Januari 2021 yang berada di harga Rp.9,758 juga mengalami penurunan dan memiliki tren yang volatile hingga agustus 2021 di harga Rp. 8,150 kemudian mengalami tren fluktuasi pada net income di tahun 2020. Berdasarkan masalah tersebut, tujuan utama dari thesis ini adalah untuk mencari nilai intrinsic dari PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk; valuasi akan dilakukan berdasarkan kerangka kerja yang dimulai dari mengidentifikasi kondisi eksternal dan internal PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, selanjutnya analisis SWOT, analisis porter five forces dan analisi risiko. Hasil Analisa internal menunjukkan bahwa secara performa keuangan dalam indsutri dan secara umum lebih baik dibandingkan dengan performa tahun lalu. Untuk valuasi, metodote absolute valuation dan relative valuation akan digunakan untuk mencari harga wajar dari ICBP. Metode absolute valuation yang digunakan adalah model discounted cash flow (DCF), untuk relative valuation yang digunakan adalah Price-to-earnings ratio (PER) dan enterprise value/earnings before interest, taxes and depreciation (EV/EBITDA). Setelah itu akan dilakukan analisis sensitivitas terhadap nilai wajar saham ICBP. Hasil valuasi dari metode DCF adalah Rp 10.100 per lembar (23,03 persen di atas harga pasar yakni Rp.8.150). Relative valuation memberikan hasil yang berbeda dari DCF; Analisa PER menghasilkan harga sebesar Rp. 8.250 per lembar (1,23 persen di atas harga pasar) sedangkan hasil perhitungan EV/EBITDA sebesar Rp.12.752. Berdasarkan hasil valuasi, rekomendasi bagi investor adalah untuk membeli saham PT Indofood CBP Sukses Makmur karena nilai intrinsic perusahaan per lembar di atas harga pasar per 15 Agustus 2021 walaupun volatilitas harga saham yang relative tinggi, perusahaan juga memiliki performa finansial yang terus meningkat di setiap tahunnya, serta tren revenue dan pertumbuhan demografis yang bisa menjadi faktor meningkatnya konsumen dan kebutuhan akan food and beverages di sektor diproyeksikan akan terus meningkat selama 5 tahun kedepan. Untuk perusahaan, rekomendasi yang diberikan adalah: mengeluarkan produk yang sesuai dengan tren dan kebiasaan dari masyarakat Indonesia yang sudah sadar akan gaya hidup sehat guna mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas, meningkatkan daya kompetitif terhadap competitor dengan tujuan sustain di dunia bisnis food and beverages.