Artikel Terbaru

PERANCANGAN PUSAT EDUKASI ANGKLUNG YANG MEWADAHI PENGUNJUNG DALAM MEMAINKAN ANGKLUNG DI KOTA BANDUNG NG

Oleh   Agyga Rezkya [17317004]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Yogie Candra Bhumi, S.Ds., M.Ds.;Deny Willy Junaidy, S.Sn., M.T., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FSRD - Desain Interior
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : budaya, interaksi, kreatif, lestari
Sumber :
Staf Input/Edit : Noor Pujiati.,S.Sos  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-09-17 07:59:32

Generic placeholder image
2021 TA PP AGYGA REZKYA 1.pdf)u

Terbatas
» ITB


Angklung ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO dan juga sebagai salah satu identitas budaya suku sunda. Dengan semakin majunya teknologi dan perkembangan zaman, angklung seolah-olah menjadi semakin mundur namun juga semakin maju. Banyak masyarakat mengetahui angklung hanya sebatas alat musik, dan tidak sedikit masyarakat yang sebenarnya tertarik untuk belajar. Salah satu alasannya karena sedikitnya fasilitas yang menjadikan angklung sebagai tokoh utama. Dengan target wisatawan kreatif, pengunjung yang sama sekali mengenal angklung, pengunjung yang sudah familiar, juga komunitas angklung sendiri, maka dibawa-lah sebuah fasilitas edukasi budaya angklung dengan konsep kreatif, interaktif dan tetap melestarikan budaya. Fasilitas yang tersedia diantaranya adalah beragam area pertunjukan, seperti concert hall, recital hall, auditorium, kelas workshop alat musi bambu, dan gallery. Semua fasilitas ada berdasarkan kriteria pengunjung dan cara untuk melestarikan budaya angklung kepada masyarakat khususnya di Kota Bandung.