Article Details

PERANCANGAN PUSAT PENDIDIKAN DAYAK IBAN DI PERBATASAN BADAU

Oleh   Georgiana Maria [17317013]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Andriyanto Wibisono, S.Sn., M.Sn.;Yuki Agriardi Koswara, S.Ds., MA;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FSRD - Desain Interior
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : Pendidikan, Perbatasan Badau, Dayak Iban
Sumber :
Staf Input/Edit : Noor Pujiati.,S.Sos  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-09-01 10:01:21

Generic placeholder image
2021 TA PP GEORGIANA MARIA 1.pdf)u

Terbatas
» ITB


Pendidikan adalah hak semua anak di Indonesia. Namun, pemenuhan hak ini ternyata belum merata di semua daerah Indonesia, khususnya daerah 3T (Terluar, Tertinggal, Terdepan). Salah satunya adalah Perbatasan Badau di Kalimantan Barat. Pembangunan infrastruktur yang pesat di tahun 2017 belum dibarengi dengan pembangunan fasilitas publik seperti sekolah dan lembaga pelatihan masyarakat. Padahal sekolah merupakan instrumen utama dalam ketahanan desa. Kurangnya berbagai fasilitas umum membuat masyarakat Badau, yang mayoritas etnis Dayak Iban, memiliki ketergantungan terhadap bantuan pemerintah Malaysia dalam bidang ekonomi. Jika dibiarkan, dalam jangka panjang hal ini dapat berpengaruh terhadap aspek geopolitik ketahanan negara. Oleh karena itu, perancangan Pusat Pendidikan Dayak Iban bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan rasa nasionalisme tetapi juga untuk mengembangkan dan melestarikan keterampilan tradisional dengan mengintegrasikan fasilitas sekolah dasar dan lembaga kursus.