Artikel Terbaru

PENGEMBANGAN DAN VALIDASI METODE ANALISIS PENETAPAN KADAR ?-SITOSTEROL PADA SUPLEMEN MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI (KCKT)

Oleh   Khonsa [20720019]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. rer. nat. Sophi Damayanti, M.Si., Apt.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SF - Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : Kata kunci: ?-sitosterol, suplemen, validasi metode, pengembangan metode, KCKT
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-06-24 04:20:38

?-sitosterol merupakan salah satu senyawa fitosterol yang paling melimpah di dalam tumbuhan. Banyak suplemen di berbagai negara mengandung ?-sitosterol yang dikombinasikan dengan ekstrak tumbuhan dan senyawa sterol tumbuhan lainnya. European Foods Safety Authority (EFSA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 1,5-3 gram per hari fitosterol untuk mengurangi kolesterol lowdensity lipoprotein (LDL) dan risiko penyakit jantung koroner. Meningkatnya tren swamedikasi, kesadaran terhadap kesehatan, dan pencegahan penyakit mengarah pada pertumbuhan pesat industri suplemen. Beberapa klaim khasiat tertera pada label produk suplemen sehingga kontrol kualitas untuk memastikan keamanan, kualitas, dan khasiat produk perlu dilakukan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan dan memvalidasi metode analisis penetapan kadar ?-sitosterol pada suplemen menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT). Metode analisis yang telah dikembangkan menggunakan instrumen kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT), detektor UV 202 nm, dan kolom kromatografi cair Phenomenex® Luna C18 5 ?m (250 x 4,6 mm). Elusi isokratik dengan fase gerak metanol dan asetonitril (90:10 v/v) serta laju alir 1,5 mL/menit digunakan dalam analisis. Pada uji selektivitas, diperoleh resolusi puncak > 1,5 yang menunjukkan matriks pada sampel tidak mengganggu analisis. Dari uji linearitas, persamaan regresi yang diperoleh adalah y = 5384,56x + 5555,18 dengan parameter R2 dan VX0 sebesar 0,99901 dan 1,88. Batas deteksi (LOD) dan batas kuantisasi (LOQ) diperoleh sebesar 3,26 dan 9,89 ?g/mL. Koefisien variansi dari uji presisi intraday dan interday adalah 3,92% dan 2,84% untuk larutan baku serta 2,36% dan 2,25% untuk sampel adisi dengan nilai HorRat ? 2. Nilai larutan baku dan 90,04-103,50% untuk sampel adisi. Hasil validasi menunjukkan bahwa metode analisis dapat digunakan untuk penentuan kadar ?-sitosterol dalam sampel suplemen. Kadar ?-sitosterol pada beberapa sampel produk suplemen yang dianalisis adalah 3,47-38,15% atau 28,96-580,39 mg per tablet/kapsul.