Artikel Terbaru

STUDI KINETIKA SINTESIS TERPINEOL DARI ALFA-PINENE

Oleh   Fairuz Afifah [14517020]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Tirto Prakoso, S.T., M.Eng.;Antonius Indarto, S.T., M.Eng., Ph.D.;Haryo Pandu Winoto, S.T., M.Sc.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTI - Teknik Bioenergi dan Kemurgi
Fakultas : Fakultas Teknologi Industri (FTI)
Subjek :
Kata Kunci : Pinus, Terpentin, Terpineol, ?-Pinene, Kinetika
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-06-22 17:02:39

Sebagian besar pohon pinus yang tumbuh di Indonesia adalah pohon pinus jenis Pinus merkusii. Selain menghasilkan kayu, pohon pinus juga menghasilkan getah. Getah pinus yang dihasilkan memiliki banyak manfaat. Salah satu produk getah pinus yang banyak dihasilkan adalah terpentin. Terpentin merupakan produk minyak hasil atas distilasi dari getah pohon pinus. Terpentin pada umumnya mengandung sekitar 57-86% ?-pinene, 8-12% ?-karena dan golongan monoterpen lainnya dengan jumlah minor. Salah satu senyawa turunan terpentin yang banyak digunakan dalam dunia industri adalah terpineol. Terpineol dapat dihasilkan dengan cara menghidrasi ?-pinene. Reaksi hidrasi ?-pinene tidak mengkonversi seluruh ?-pinene menjadi terpineol, tetapi dapat menghasilkan produk samping lain yang mungkin terbentuk. Hal tersebut bergantung pada jenis katalis dan kondisi operasi yang digunakan sehingga mempengaruhi selektivitas dari terpineol. Oleh karena itu, diperlukan studi kinetika sintesis terpineol dari ?-pinene untuk memodelkan reaksi yang terjadi. Penelitian ini berfokus pada studi kinetika sintesis terpineol dari ?-pinene dengan menggunakan model kinetika. Tujuan penelitian ini untuk menentukan nilai konstanta reaksi (k), nilai energi aktivasi (Ea), nilai faktor tumbukan (A), persamaan k fungsi temperatur dari reaksi yang terjadi dan menentukan model empiris serta grafik response surface methodology. Reaksi membentukan ?-pinene menjadi terpineol menggunakan orde reaksi satu. Sehingga menghasilkan nilai konstanta reaksi sebesar 4,05 x 10-6 untuk reaksi tanpa katalis dan 1,25 x 10-5 untuk reaksi menggunakan katalis. Dari konstanta reaksi tersebut didapatkan nilai energi aktivasi (Ea) bernilai 2.08 dan 1,97 kJ/mol. Nilai optimal konstanta reaksi yang dilakukan dengan Minitab didapatkan nilai optimasi sebesar 1 x 10-4 dan 3 x 10-4.