Artikel Terbaru

FORMULASI BUSINESS STRATEGY UNTUK PT. MAJU JAYA UNTUK KOMPETISI DI PASAR EPC

Oleh   Heni Sulastri [29316344]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Yos Sunitiyoso, S.T., M.Eng., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SBM - Administrasi Bisnis
Fakultas :
Subjek :
Kata Kunci : EPC, Bisnis Strategy, Strategy Perusahaan, SWOT, IE Matrix.
Sumber :
Staf Input/Edit : Roosalina Vanina Viyazza  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-04-27 11:31:18

Perkembangan infrastructure di Indonesia menjadi salah satu faktor yang menggerakkan ekonomi Indonesia. Sebagai negara berkembang, Indonesia mempunyai skala yang cukup ketat di sector konstruksi lebih daam 20 tahun. Investasi dalam pengembangan menjadi fokus pemerintah dalam kurun waktu yang lama. Pada tahun 2008, pemerintah menghabiskan 35 trillion hanya untuk pengembangan akses jalan dan sumber air. Usaha pengembangan ini berlanjut sampai hari ini dan utamanya dari Pemerintahan Bapak Joko Widodo untuk program yang bernama Nawa Cita. The infrastructure development in Indonesia become important factor as this sector will give multiplier impact for economy growth. Indonesia consist of many island that still need development. Joko Widodo’s government have high priority on this issue and make Nawa Cita Program. PT. Maju Jaya sebagai salah satu perusahaan konstruksi sangat optimis dan pemahaman akan potensi Indonesia, dan akan membuka peluang untuk berlanjut menjadi pemimpin penyedia jasa kontruksi di Indonesia dan mencapai goal untuk pasar internasional. Kompetisi di sector minyak dan gas menyebabkan industry ini mempunyai daya Tarik tersendiri. Beberapa lokal EPC berasal dari engineering, konsultan, konstruksi atau EPC. Perusahaan asing juga membuka cabang di Indonesia . Sebelumnya PT. Maju Jaya menjadi pioneer sebagai perusahaan BUMN yang merambah di bisnis EPC. Tetapi saat ini hamper semua BUMN Konstruksi ekspansi di bisnis EPC juga. Perusahan harus merespon semua perubahan ini. Untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh PT. Maju Jaya, salah satu indicator adalah berdasar sales order . Sales order dari 2018 ke 2019 menurun dari 4.144.785.000.000 menjadi 1.874.321.000.000. Di tahun 2019, ada banyak proyek prospektif yang lepas dari EPC perusahaan BUMN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasikan business strategi berdasar teori stategi managemen untuk business unit PT. Maju Jaya. Penelitian ini memformulasikan Analisa ekternal dan internal kondisi bisnis menggunakan PESTLE analisis, SWOT, IE Matrix, Grand Strategi Matrix dan QSCM Matrix. Penelitian ini menemukan ideal stategi bagi PT. Maju Jaya untuk mencapai pertumbujhan adalah melakukan penetrasi pasar untuk meningkatkan market share di existing pasar minyak dan gas, tambang, industrial dan petrokimia. Ini dapat tercapai dengan strategi menurunkan harha dengan VA/VE, efisiensi operasi dengan digitalisasi, digitalisasi marketing untuk meningkatkan kesadaran brand, business synergy dengan PT. Maju Jaya group (holding).Page | v Sebagai kesimpulan, dalam penelitian ini diperlukan digitalisasi terutama dalam penerapan ERP seharusknya di aplikasikan oleh PT. Maju Jaya untuk integrasi data finansial, standar proses operasi dan standar data dan informasi. Tujuan dari penggunaan ERP tidak hanya untuk percepatan dan efektivitas dari proses pelaporan dan informasi tetapi juga untuk peningkatan akurasi ke dalam sistem integrasi dan untuk mengoptimalkan efisiensi.