Artikel Terbaru

PEMBENAHAN ANONIMITAS MELALUI ANALISA PROSES PENDAFTARAN MEDIA SOSIAL DALAM MENDUKUNG PENYIDIKAN KEPOLISIAN

Oleh   Dimas Robin Alexander [23219303]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Ian Josef Matheus Edward, M.T.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : STEI - Teknik Elektro
Fakultas : Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
Subjek :
Kata Kunci : Anonimitas, Media Sosial, Email, Pengguna Jasa Telekomunikasi, Penyidikan
Sumber :
Staf Input/Edit : karya  
File : 5 file
Tanggal Input : 2021-03-18 10:23:50

Generic placeholder image

Cover

PUBLIC

Generic placeholder image
Lembar Pengesahan

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image

Abstrak

PUBLIC

Generic placeholder image

Abstract

PUBLIC

Generic placeholder image
Thesis

Terbatas
» ITB


Perkembangani iyang ipesat idi ibidang iteknologi iinformasi imemberikan pengaruhi iyang ibesar dalam ikehidupan imanusia salah satunya adalah di bidang komunikasi. Perkembangan tersebut berdampak pada hadirnya media sosial. Keefektifan dalam berkomunikasi dengan didukung kemajuan teknologi informasi ternyata tidak sepenuhnya membawa pengaruh positif, namun fenomena tersebut diikuti oleh berkembangnya metode, teknik dan obyek bagi para pelaku kejahatan. Penjahat yang menggunakan komputer sebagai alat untuk memfasilitasi aktivitas yang melanggar hukum dapat menemukannya Internet atau media sosial menyediakan cara yang luas, murah, dan berpotensi anonim untuk melakukan pelanggaran hukum. Dalam penelitian terdahulu, Chawki (2006) mengatakan bahwa anonimitas tidak boleh digunakan sebagai jubah untuk melindungi penjahat. Kemudian Khanisa (2013) menyarankan dalam penelitian nya bahwa ihal iini untuki imembentuk isikap inegara iterhadap iapa iyang iseharusnya idilakukan padai itiap-tiapi ikasus. Sedangkan dalam proses penegakkan hukum, selain untuk membuktikan perbuatan, penting bagi aparat untuk mencari dan mengejar pelaku tindak pidana. Selain itu, Ady Alfan (2008) membuktikan bahwa adanya hubungan positif antara Anonimitas dan Cyberbullying. Penelitian ini mengkaji apakah dengan di dilakukan pembenahan anonimitas pada proses pendaftaran media sosial yang meliputi email dan registrasi nomor handphone dapat mendukung terlaksana nya penyidikan oleh aparat penegak hukum. Potensi terjadinya kejahatan pun diharapkan berkurang dengan diperketat nya kepemilikan email sesuai dengan identitas pribadi, namun tetap mendukung hak kebebasan berekspresi di dunia maya.