Artikel Terbaru

AMBIGO : NEON SEBAGAI SIMBOL DALAM DIGITALISASI RELASI SEKSUAL PADA MEDIA SOSIAL LIVE STREAMING

Oleh   Tasya Syafira [17016020]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Deden Hendan Durahman, S.Sn., M.Sch.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FSRD - Seni Rupa Murni dan Desain
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : digitalisasi komunikasi, media sosial, ambiguitas
Sumber :
Staf Input/Edit : Noor Pujiati.,S.Sos  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-03-16 13:49:56

Generic placeholder image
2021 TA PP TASYA SYAFIRA 1.pdf?

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan


Setiap manusia mampu secara sadar maupun tidak sadar memenuhi kebutuhan psikis maupun fisiknya demi mencapai kepuasan pribadi. Kecenderungan tersebut terdapat pada gagasan Sigmund Freud mengenai prinsip kepuasan atau The Pleasure Principle yang melibatkan alam bawah sadar manusia dalam berpikir dan mengambil tindakan. Di abad 21 ini, teknologi melaju sangat cepat dan memengaruhi pola perilaku manusia dalam memenuhi hasrat kepuasannya. Salah satu contohnya adalah fenomena gaze antara laki-laki dan perempuan melalui platform live streaming Bigo Live. Fenomena ini merujuk pada stigma laki-laki memandang perempuan sebagai objek yang dirinya ditatap. Letak kepuasan laki-laki pada fenomena ini tercermin dari ketertarikannya terhadap keindahan menurut dirinya, dengan berkomentar yang ditujukan untuk pemilik akun. Menanggapi hal tersebut, karya ini merupakan hasil observasi dan eksperimen interaktif penulis berupa pengumpulan komentar dengan konotasi ambigu yang ditujukan pada perempuan yang berperan sebagai pemilik akun live chat pada platform Bigo Live. Kumpulan komentar tersebut menjadi sebuah lampu neon masif yang berwarna, menggambarkan sifat keatraktifan dan secara representatif melambangkan rayuan atau ajakan untuk mengamati, mengomentari, dan menyertakan stigma baru melalui karya ini sehingga karya ini mampu menjadi kritik dan sindiran sosial.