Article Details

REPRESENTASI NILAI-NILAI ARSITEKTUR VERNAKULAR SUNDA PADA RUMAH PANGGUNG AP KARYA ARSITEK TAN TJIANG AY

Oleh   Asri Rosalina [27118044]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Deddy Wahjudi, S.T., M.Eng., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FSRD- Desain
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : Rumah, Sunda, Tradisional, Tan Tjiang Ay.
Sumber :
Staf Input/Edit : Noor Pujiati.,S.Sos  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-02-23 21:23:08

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi mengakibatkan terjadinya globalisasi yang mengancam hilangnya nilai-nilai identitas lokal termasuk pada arsitektur rumah tinggal saat ini. Rumah tinggal yang dibuat secara arif dan bijaksana sudah agak langka ditemukan. Namun salah satu karya arsitektur Tan Tjiang Ay yang berbentuk rumah panggung modern milik AP, di kawasan Bandung Utara (Dago Atas) tampak mengalami hibridisasi dan modernisasi, namun tampak masih mempertimbangkan nilai-nilai tradisi arsitektur vernakular Sunda. Tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat menemukan pengetahuan berharga khususnya bagi para arsitek dan desainer interior termasuk masyarakat luas pada umumnya dalam membangun sebuah rumah tinggal yang baik dan benar selaras dengan budaya serta alam dan lingkungannya. Penelitian dalam tesis ini menggunakan model penelitian kualitatif, dengan pendekatan teori Plowright, teori Vitruvius sebagai penelusuran awal yang cukup detail dan mendalam. Selanjutnya hasil pendekatan kedua teori tersebut dilakukan komparasi melalui teori Transforming Tradition untuk menemukan persamaan dan perbedaan dari unsur-unsur di antara arsitektur modern karya Tan Tjiang Ay dengan arsitektur vernakular Sunda. Dalam beberapa penelitian teori ini juga digunakan pada artefak kerajinan tradisional di Indonesia yang telah mengalami modernisasi, diantaranya perlengkapan makan, alat-alat masak, kotak perhiasan, bangunan sauna, perahu dan lain sebagainya. Model pendekatan ini sekaligus berfungsi untuk menjawab bagaimana sebuah tradisi dipelihara dan tetap berlangsung, hingga ditemukan bentuk transformasi yang terjadi di artefak tersebut. Hal itu yang dipresentasikan (dijelaskan) melalui metode ATUMICS. Dari pendekatan penelitian dan teori yang dipakai ditemukan: konsep dan filosofi penciptanya, nilai fungsi, nilai keindahan, hingga bentuk perilaku penghuni yang diakibatkan oleh bentuk lingkungan (arsitektur). Kebaruan dari penelitian ini ditemukannya makna yang berharga tentang konsep rumah tinggal dalam arsitektur rumah panggung AP karya Tan Tjiang Ay. Dari beberapa literatur yang penulis telusuri, belum ada pembahasan secara khusus tentang hal tersebut. Adapun manfaat dari penelitian ini, ditemukan nilai-nilai penting dalam karya Tan Tjiang Ay yang dapat menjadi sumber pengetahuan tentang perancangan rumah tinggal modern yang ideal di wilayah tropis khusunya di daerah perbukitan seperti di kawasan Bandung Utara. Secara tidak langsung rumah panggung AP dapat menjadi sebuah model upaya pelestarian objek tradisi yang dilakukan oleh arsitek Tan Tjiang Ay.