Article Details

PEMANTULAN GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK PADA BIDANG BATAS BAHAN KIRAL-NONKIRAL

Oleh   Yuni Prastika [10216060]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Drs. Alexander Agustinus P. Iskandar, Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FMIPA - Fisika
Fakultas : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Subjek :
Kata Kunci : Gelombang elektromagnetik, Polarisasi, Kiralitas, Koefisien Refleksi Fresnel
Sumber :
Staf Input/Edit : Ratnasari  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-02-23 20:12:44

Gelombang elektromagnetik adalah hasil perpaduan antara medan listrik dan magnet yang dapat merambat dalam ruang vakum maupun pada medium lain yang memiliki respons tertentu yang diparametrisasi oleh nilai permitivitas bahan yang bersangkutan. Salah satu sifat karakteristik dari gelombang Elektromagnetik adalah perilaku arah osilasi dari medan-medan yang terkait yang disebut dengan polarisasi. Polarisasi gelombang Elektromagnetik dapat diklasifikasikan sebagai Polarisasi Linier dan Polarisasi Elips. Di pihak lain, terdapat materi yang responsnya dapat menyebabkan polarisasi dari gelombang Elektromagnetik yang melewatinya berubah, salah satunya adalah bahan Kiral. Bahan Kiral adalah bahan yang secara struktur geometri tidak dapat bersuperposisi dengan bayangan cerminnya walaupun melalui kombinasi rotasi dan translasi. Sifat geometri ini disebut Kiralitas, dan salah satu peristiwa respons dari bahan yang memiliki Kiralitas adalah dihasilkannya efek berbeda terhadap gelombang Elektromagnetik dengan polarisasi tertentu yang jatuh padanya. Pada Tugas Akhir ini akan dibahas perumusan gelombang Elektromagnetik dalam konteks respons bahan kiral. Khususnya dipelajari fenomena pemantulan gelombang Elektromagnetik pada perbatasan dua medium berbeda, yakni kiral dan nonkiral. Nilai koefisien refleksi r dihitung melalui matriks 4x4 dan nilai r terpecah menjadi 4 bagian. Didapatkan fenomena baru dari pemantulan ini, yakni munculnya arah polarisasi berbeda dibanding dengan polarisasi gelombang datangnya.