Article Details

PENGARUH EKSTRAK KULIT PISANG (MUSA SP.) DALAM SEDIAAN NANOEMULSI TERHADAP PENINGKATAN DAYA INGAT: STUDI IN VITRO & IN VIVO

Oleh   Nur Achsan Al-Hakim [20718013]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr.rer.nat. Rachmat Mauludin, S.Si., Apt., M.Si.; Prof. Dr. Irda Fidrianny, M.Si.;Dr. Kusnandar Anggadiredja, S.Si., M.Si.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SF - Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : kulit pisang, kepok, tanduk, nanoemulsi, antioksidan, asetilkolinesterase, tirosinase, memori jangka pendek, Y-maze, mencit.
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2021-02-17 09:45:21

Pisang (Musa sp.) merupakan tumbuhan yang kaya akan senyawa fitokimia, terutama senyawa antioksidan dan diduga dapat menghambat aktivitas enzim asetilkolinesterase yang berkaitan dengan penyakit Alzheimer. Pengecilan ukuran partikel ekstrak hingga berukuran nanometer diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekstrak. Penelitian ini bertujuan menguji sediaan nanoemulsi ekstrak kulit pisang kepok (KEP-NE) dan sediaan nanoemulsi ekstrak kulit pisang tanduk (TAN-NE) untuk aktivitas antioksidan, aktivitas inhibisi enzim asetilkolinesterase & tirosinase, serta perbaikan memori spasial jangka pendek. Penentuan inhibisi asetilkolinesterase & tirosinase, serta uji memori jangka pendek dilakukan pada sampel uji terpilih. Preparasi sediaan nanoemulsi menggunakan kombinasi teknik high shear homogenization dan ultrasonikasi. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH dan ABTS. Peningkatan memori jangka pendek diuji pada model mencit yang mengalami gangguan memori setelah induksi aloksan (120 mg/kg bb) dengan Y-maze. Hasil karakterisasi sediaan nanoemulsi menunjukkan ukuran partikel dan indeks polidispersitas sediaan KEP-NE dan TAN-NE masing-masing adalah 84,2 nm (IP: 0,280) dan 94,1 nm (IP: 0,282). Uji aktivitas antioksidan dengan DPPH menunjukkan nilai IC50 ekstrak kulit pisang kepok (KEP) dan ekstrak kulit pisang tanduk (TAN) masing-masing sebesar 18,98 µg/mL dan 31,69 µg/mL, serta pada KEP-NE dan TAN-NE masing-masing sebesar 0,64 µg/mL dan 1,97 µg/mL. Sedangkan dengan metode ABTS menunjukkan nilai IC50 KEP dan TAN masing-masing sebesar 23,87 µg/mL dan 70,88 µg/mL, serta pada KEP-NE dan TAN-NE masing-masing adalah 1,10 µg/mL dan 1,72 µg/mL. KEP-NE memiliki IC50 inhibisi asetilkolinesterase dan tirosinase masing-masing sebesar 108,80 µg/mL dan 251,47 µg/mL. Pengukuran memori jangka pendek menggunakan Y-maze, menunjukkan bahwa KEP 100 dan 300 mg/kg bb, serta KEP-NE 100 dan 300 mg/kg bb, secara signifikan (p