Article Details

EKSPRESI ENAM ENZIM KUNCI DALAM PRODUKSI PREKURSOR ARTEMISININ PADA SACCHAROMYCES CEREVISIAE BY4741

Oleh   Indra Purnomo [20718307]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Elfahmi, S.Si., M.Si.;; Dr. rer. nat. Fifi F. Masduki
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SF - Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : Malaria; S. cerevisiae BY4741; artemisinin semisintetis; asam artemisinat.
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 0 file
Tanggal Input : 2021-02-02 10:12:17

Tidak ada file


Malaria, merupakan salah satu penyakit infeksi yang masih menjadi penyumbang angka kematian global yang sangat besar pertahunnya yakni sekitar 435.000 jiwa dengan jumlah kasus mencapai 219 juta di tahun 2017 yang tersebar di 87 negara. Di Indonesia, total keseluruhan kasus malaria tahun 2019 tercatat ada sebanyak 250.644 kasus. Terapi kombinasi artemisinin (ACT) adalah metode yang disarankan oleh WHO untuk pengobatan malaria. Sayangnya, jumlah artemisinin yang diproduksi secara alami masih sangat rendah sehingga para ilmuwan tertantang untuk menemukan cara baru untuk mengatasi masalah ini. Pada penelitian ini dilakukan ekspresi dari enam enzim kunci yang terlibat dalam biosintesis prekursor artemisinin yaitu farnesil pirofosfat sintase (FPS), amorfadien sintase (ADS), sitokrom P450 monooksigenase (CYP71AV1), sitokrom P450 reduktase (CPR), aldehid artemisinat (13) reduktase (DBR2), dan aldehid artemisinat dehydrogenase (ALDH1) di Saccharomyces cerevisiae BY4741. Ekspresi enzim kunci tersebut diharapkan dapat mengubah jalur metabolisme dalam ragi untuk menghasilkan metabolit prekursor artemisinin, yaitu asam artemisinat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan empat plasmid rekombinan sebagai pembawa gen, yaitu pBEVY-GL_fps, pBEVY- GU_ads_cyp71av1, pESC-HIS_cpr, dan pBEVY-L_dbr2_aldh1. Proses transformasi dilakukan dengan metode elektroporasi pada S. cerevisiae BY4741 wildtype. Konfirmasi dilakukan dengan menggunakan media seleksi auksotrof dan PCR koloni untuk membuktikan bahwa semua plasmid telah berhasil ditransformasi. Selanjutnya transforman diuji untuk ekspresi protein dengan diberikan perlakuan yakni induksi dengan menggunakan galaktosa dan glukosa sebagai sumber karbon untuk membandingkan hasil metabolitnya. Hasil akhir membuktikan bahwa transforman rekombinan S. cerevisiae BY4741 dapat menghasilkan metabolit yang diduga adalah asam artemisinat yang merupakan prekursor akhir sebelum terbentuknya artemisinin semisintetis dengan penggunaan galaktosa sebagai penginduksi dibandingkan dengan glukosa.