Article Details

PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PERHITUNGAN SIFAT TERMODINAMIKA CAMPURAN BINER BERDASARKAN PERSAMAAN TINGKAT KEADAAN HELMHOLTZ DENGAN FUNGSI PENGUBAH

Oleh   Rezki Dwi Dermawan [13115136]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ir. I Made Astina, M.Eng., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTMD - Teknik Mesin
Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
Subjek : Engineering & allied operations
Kata Kunci : sifat termodinamika, campuran, persamaan tingkat keadaan helmholtz , metode numerik, perangkat lunak.
Sumber :
Staf Input/Edit : Dewi Sukaesih   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-10-14 11:52:25

Sifat termodinamika senyawa murni dan campuran perlu diketahui sebagai dasar evaluasi sains dan kerekayasaan yang dilakukan. Persamaan tingkat keadaan energi bebas helmholtz dengan fungsi pengubah sebagai tingkat keadaan campuran ditemukan pada tahun 1993. Perangkat lunak untuk mendemonstrasikan dan mengembangkan persamaan tingkat keadaan energi bebas helmholtz diperlukan. Persamaan tingkat keadaan helmholtz menggunakan temperatur dan densitas sebagai perubah bebas. Kedua perubah tidak selalu diketahui, sehingga metode untuk menentukan nilai densitas dan temperature diperlukan. Persamaan tingkat keadaan helmholtz dengan fungsi pengubah menggunakan tingkat keadaan energi helmholtz murni dengan perbandingan mol, nilai tersebut ditambahkan dengan fungsi pengubah yang dapat bersifat umum ataupun spesifik campuran. Sifat-sifat termodinamika campuran diketahui dengan menggunakan persamaan tingkat keadaan helmholtz dan penurunannya. Penentuan nilai densitas dan temperatur memerlukan metode iteratif satu perubah dengan syarat mengetahui dua perubah lainnya. Kesetimbangan fase campuran dapat dicari dengan prosedur metode iteratif substitusi beruntun. Perangkat lunak untuk mendemonstrasikan persamaan tingkat keadaan energi bebas helmholtz dengan fungsi pengubah telah dibuat dan mampu menampilkan hasil perhitungan sifat termodinamika campuran biner dua komponen. Pencarian perubah bebas dilakukan optimal dengan metode iterasi Sekan pada satu fase dan mampu melakukan perhitungan dengan kesalahan relatif hingga ???? ???? ???????????????????? di bawah 1 detik.