Article Details

STUDI LITERATUR PROFIL FARMAKOKINETIK DAN WITHDRAWAL TIME OBAT GOLONGAN SULFONAMIDA PADA TELUR AYAM

Oleh   Laksita Iffat Maheswari [10716002]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Dr. apt. Sukmadjaya Asyarie, DEA. ; Dr. apt. Ratna Annisa Utami
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SF - Sains dan Teknologi Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : parameter farmakokinetik, withdrawal time, sulfonamida, telur ayam
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-10-01 09:25:20

Sulfonamida merupakan salah satu golongan antibiotik yang bekerja dengan menghambat sintesis DNA pada jalur asam folat. Sulfonamida memiliki efek sebagai AGP (Antibiotic Gowth Promotor) sehingga seringkali disalahgunakan hingga menjadi salah satu penyebab meningkatnya AMR (Antimikroba Resisten). Sulfonamida dapat terdistribusi dalam telur sehingga memungkinkan untuk terjadinya resistensi antimikroba. Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengumpulkan data parameter farmakokinetik dan withdrawal time antibiotik golongan sulfonamida pada telur ayam. Hasil penelusuran pustaka menunjukkan terdapat beberapa jenis sulfonamida yang diteliti diantaranya sulfadimidin, sulfadimetoksin, sulfamonoxalin, sulfadiazin, dan sulfamonometoksin. Profil farmakokinetik dan withdrawal time antibiotik golongan sulfonamida dalam telur dipengaruhi oleh koefisien partisi obat, dosis, bobot ayam, cara dan lama pemberian obat. Konsentrasi residu sulfonamida lebih banyak 1.5 hingga 4 kali dalam putih telur (dosis 16 hingga 270 mg). Pemberian antibiotik melalui makanan yang mengandung tinggi protein memperlambat laju penetrasi obat ke dalam telur. Deplesi sulfonamida pada putih telur lebih cepat dibandingkan sulfonamida pada kuning telur. Waktu puncak (tmax) sulfonamida terjadi pada hari terakhir obat diberikan hingga 3 hari setelah obat dihentikan. Withdrawal time antibiotik golongan sulfonamida 2 hingga 14 hari setelah pemberian obat dihentikan.