Article Details

PERANCANGAN ANIMASI 2D UNTUK MENINGKATKAN AWARENESS TERHADAP STUNTING BAGI CALON IBU DI INDONESIA

Oleh   Ika Silviany [17416051]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Fadillah, S.Psi., M.Psi.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FSRD - Desain Komunikasi Visual
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : Stunting, Pola Asuh, Calon Ibu, Animasi
Sumber :
Staf Input/Edit : Noor Pujiati.,S.Sos  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-30 19:37:08

Generic placeholder image
2020 TA PP IKA SILVIANY 1.pdf)u

Terbatas
» ITB


Dalam menghadapi persaingan global, Indonesia membutuhkan SDM yang berkualitas. Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan SDM yaitu menurunkan angka stunting yang tingkat prevalensinya masih tinggi dan jauh dari target WHO. Individu yang terkena stunting tidak hanya tinggi badan saja yang terganggu, namun perkembangan otak dapat terganggu dan beresiko terkena penyakit degeneratif. Stunting tidak semata-mata disebabkan oleh faktor ekonomi, pemahaman orangtua mengenai pola asuh merupakan salah satu faktor yang terbesar. Sayangnya tingkat pengetahuan orangtua dalam hal tersebut masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan adanya edukasi tentang stunting untuk meningkatkan awareness dan pemahaman orangtua terutama calon ibu mengenai pola asuh terkait upaya pencegahan stunting melalui perancangan animasi. Perancangan ini menggunakan metode campuran dari kualitatif yang berupa studi literatur, wawancara pada ahli, dan perbandingan karya terdahulu serta kuantitatif berupa pengambilan data-data primer melalui penyebaran kuesioner serta pengambilan data sekunder yang mendukung. Hasilnya masih banyak calon ibu yang belum paham mengenai stunting dan perlu diedukasi mengenai hal itu khususnya mengenai pola asuh terkait upaya pencegahan stunting. Media yang dipilih adalah animasi serial disertai narasi dengan teknik animasi 2D, karena media ini mampu menyaring konsep yang rumit menjadi konsep yang menarik, mudah dimengerti, dan dapat pula dibawakan dengan pembawaan yang emosional. Strategi komunikasi yang digunakan dalam perancangan ini memiliki pendekatan visual dengan kata kunci informatif, realistis dan menyentuh dengan konsep cerita genre keluarga agar cerita dapat dengan mudah direfleksikan oleh target serta menimbulkan keterikatan yang lebih dengan target.