Article Details

KONDISI PELAYANAN INFRASTRUKTUR AIR BERSIH DAN JARINGAN JALAN PERUMAHAN DI KECAMATAN LEMBANG, PADALARANG, DAN PARONGPONG

Oleh   Harsyah Kharisma Hanif [25417050]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Sri Maryati, S.T., MIP.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SAPPK - Perencanaan Wilayah dan Kota
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
Subjek :
Kata Kunci : karakteristik, kondisi, perumahan, air bersih, jaringan jalan, keterkaitan
Sumber :
Staf Input/Edit : Yoninur Almira  
File : 10 file
Tanggal Input : 2020-09-30 18:20:50

Beragam jenis kegiatan masyarakat akan membutuhkan fasilitas penunjang yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Pengembangan infrastruktur harus sesuai dengan fungsi dan komponen yang dibutuhkan masyarakat dalam berkegiatan. Seiring dengan berkembangnya kegiatan di Metropolitan Bandung Raya, akan menyebabkan perkembangan wilayah di sekitarnya, seperti Kabupaten Bandung Barat. Kebutuhan masyarakat akan perumahan pun menjadi semakin meningkat. Hal tersebut dipandang sebagai sebuah kesempatan bagi para pengembang perumahan. Pengembangan dan pembangunan perumahan di Kabupaten Bandung Barat pun ikut mengalami peningkatan. Namun, perlu dilihat lagi bagaimana pertimbangan para pengembang perumahan tersebut dalam memenuhi kebutuhan masyarakat berkegiatan dengan penyediaan dan pelayanan infrastruktur dasar yang diselenggarakan. Untuk mendukung dan mengoptimalkan fungsi perumahan, perlu didukung oleh pelayanan infrastruktur yang memadai, dalam penelitian ini difokuskan pada infrastruktur air bersih dan jaringan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kondisi penyediaan infrastruktur air bersih dan jaringan jalan perumahan. Perlu ditilik lagi apakah pelayanan yang disediakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan bagaimana keterkaitannya dengan perbedaan karakteristik tiap kawasan perumahan berdasarkan luas kavling rumah. Dalam mengidentifikasi hubungannya data dikumpulkan melalui observasi langsung ke perumahan dan digunakan teknik asosiasi untuk memperoleh ada atau tidaknya keterkaitan antara karakteristik perumahan dengan kondisi pelayanan infrastruktur air bersih dan jaringan jalan yang tersedia. Didapatkan bahwa sebagian besar tidak memiliki keterkaitan satu sama lain, kecuali hierarki jalan dan penerangan jalan. Dengan demikian, dapat diasumsikan bahwa kondisi pelayanan infrastruktur tertentu tidak memiliki hubungan dengan karakteristik perumahan yang dilihat berdasarkan luas kavling rumah.