Article Details

PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL EDUKASI TENTANG PENANGANAN PECANDU NARKOBA DIBAWAH UMUR UNTUK ORANG TUA

Oleh   Ruth Katharina Pakpahan [17416014]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Agung Eko Budiwaspada, M.Sn.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FSRD - Desain Komunikasi Visual
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : Pecandu Narkoba, Remaja, Orangtua, Penanganan, Kampanye Sosial
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-30 15:00:21

Tiap tahun angka kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang makin meningkat dan remaja adalah target yang paling rentan untuk terjerumus dimana pada tahap usia tersebut rasa penasaran masih tinggi dan kebanyakan kasus penyalahgunaan narkotika oleh remaja didasari oleh rasa penasaran itu sendiri. Mulai dari remaja dengan hubungan yang mulai merenggang dengan keluarga hingga dari keluarga yang normal sekalipun dapat memilih keputusan buruk. Dalam hal ini orang tua memegang peranan yang amat penting untuk memastikan masalah ini selesai dan tidak memperpanjang efek negatif apapun. Pemakai atau pecandu berhak untuk menerima perawatan dari panti rehabilitasi yang ada dan jika diantarkan dengan sukarela maka akan lebih mempermudah keadaan dibandingkan jika tertangkap dan meminta hak rehabilitasi setelahnya. Namun banyak orang tua yang akan tidak mengerti cara menghadapi hal ini dan menunjukkan sikap agresif kepada anak yang dapat memberikan luka mental. Besar kemungkinan juga orang tua akan menghindari perhatian dari orang-orang sekitar dengan menutupi kasus tersebut dan menganggap fase pemakaian narkotika akan selesai dengan sendirinya. Diperlukan sebuah edukasi untuk hal ini dan edukasi tersebut dapat disebarkan melalui kampanye sosial. Sebuah kampanye yang memberikan informasi tentang ciri-ciri remaja yang terlibat narkoba, informasi untuk menangani hal tersebut, dan disertai dengan usaha untuk memperbaiki tensi antara remaja dan orang tua karena masalah ini. Dengan adanya kampanye ini, besar harapan agar para orang tua mampu meminimalisir kesalahan dan membantu anak mereka sembuh kembali.