Article Details

PENGEMBANGAN DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN ALFABET DAN NUMERIK DASAR BERDASARKAN SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA UNTUK ANAK TUNARUNGU USIA 3-5 TAHUN

Oleh   Nurul Fitriana Bahri [27118004]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Naomi Haswanto, S.Sn., M.Sn.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FSRD- Desain
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : anak tunarungu, media pembelajaran, bahasa isyarat, psikoanalisis, sosiopsikologis.
Sumber :
Staf Input/Edit : Noor Pujiati.,S.Sos  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-30 10:39:17

Proses pemahaman bahasa bagi anak tunarungu harus dimulai sejak dini dengan memperkenalkan alfabet dan numerik dasar berdasarkan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia pada usia 3-5 tahun. Saat ini telah digunakan tiga jenis media pembelajaran dalam memperkenalkan alfabet dan numerik dasar berdasarkan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, anak tunarungu paling tertarik pada media pembelajaran berupa alat permainan edukatif, hal ini dapat terlihat dari rata-rata durasi penggunaan alat permainan edukatif yang lebih lama jika dibandingkan dengan media pembelajaran lain. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran alfabet dan numerik dasar berdasarkan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia yang telah melalui proses pengembangan desain. Pada penelitian ini digunakan teori psikoanalisis dengan faktor sosiopsikologis dan prinsip-prinsip alat permainan edukatif untuk menyusun kriteria pengembangan produk. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif yaitu analisis deskriptif untuk konsep desain dan kuantitatif, yaitu pre-test post-test control group design untuk uji coba hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kriteria desain bahwa media pembelajaran yang efektif sebaiknya terdiri dari satu bentuk dasar saja, tidak terdiri dari banyak komponen, memiliki sudut yang lembut, terbuat dari material yang mudah dibentuk dan aman untuk digunakan, berwarna primer dan sekunder, dimensi disesuaikan dengan antropometri anak usia 3-5 tahun, bobot produk secara keseluruhan tidak berat, serta memiliki kemasan sehingga mudah dibawa. Aspek-aspek tersebut kemudian dijadikan sebagai kriteria desain sehingga dihasilkan media pembelajaran yang efektif pada penelitian ini. Berdasarkan hasil observasi dengan bantuan tenaga pengajar dan orang tua pada saat tahap uji coba, media pembelajaran yang dihasilkan pada penelitian ini efektif untuk meningkatkan pengetahuan anak tunarungu dalam mengidentifikasi bentuk dan gerakan pada alfabet dan numerik dasar berdasarkan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia, karena mampu memperbesar minat dan perhatian anak dalam proses pembelajaran serta membantu anak dalam memahami apa yang sedang diajarkan dengan lebih mudah.