Article Details

UJI AKTIVITAS ANTIHIPERTENSI TANAMAN TUMPANG AIR (PEPEROMIA PELLUCIDA (L.) KUNTH) TERHADAP TIKUS WISTAR JANTAN HIPERTENSI YANG DIINDUKSI DEKSAMETASON

Oleh   Riadhotul Fikriyah [11616010]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Afrillia Nuryanti Garmana, S.Si., Apt., M.Si. ; Prof. Dr. apt. I Ketut Adnyana, M.Si.
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SF - Farmasi Klinik dan Masyarakat
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : aktivitas antihipertensi, deksametason, kaptopril, Peperomia pellucida (L.) Kunth
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-30 10:18:24

Penyakit tidak menular (non-communicable disease) paling banyak menjadi penyebab kematian di dunia. Penyakit kardiovaskular berada di urutan pertama yang bertanggung jawab pada kematian terhadap penyakit tidak menular ini. Hipertensi menjadi salah satu faktor resiko dari penyakit kardiovaskular yang paling signifikan. Ekstrak tumpang air (Peperomia pellucida (L.) Kunth) diketahui memiliki aktivitas ACE inhibitor dan efek hipotensi pada tikus normotensif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antihipertensi konsentrat jus tanaman tumpang air pada model hewan hipertensi yang diinduksi deksametason. Hewan uji diinduksi hipertensi dengan injeksi deksametason 0,5 mg/kg bb secara subkutan. Efek antihipertensi konsentrat jus tanaman tumpang air ditentukan berdasarkan penurunan tekanan darah sistolik (TDS) dan diastolik (TDD) yang diukur dengan non-invasive CODA® tail-cuff blood pressure system. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum induksi, sesudah induksi, dan sesudah terapi pada hari kesatu sampai keenam. Konsentrat jus tumpang air diberikan dengan dosis 15, 30, dan 60 mg/kg bb. Kaptopril 13,5 mg/kg bb digunakan sebagai obat pembanding. Kenaikan TDS dan TDD secara signifikan (p